2.325 Ditugaskan Untuk Menjaga Pilkades Sidoarjo

  • Whatsapp
Ilustrasi Pengamanan Pilkada Papua 2018
banner 300x250

Havana88detik – Jakarta Sebanyak 2.325 personel dari Polda Sidoarjo dan BKO Polda Jawa Timur dikerahkan ke 1.384 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam pemilihan kepala desa (pilkades) di 173 desa.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengatakan, petugas harus menjaga protokol kesehatan di masyarakat serta para kontestan pilkades karena implementasinya di tengah situasi pandemi COVID-19.

Read More

“TPS juga harus memenuhi SOP protokol kesehatan. Harus ada tempat cuci tangan, pengukur suhu tubuh, cairan pencuci tangan, bilik suara khusus, jarak jaga, dan ketersediaan APD,” ujarnya di sela-sela acara Serentak Pilkades 2020. Satpam bergeser di parkiran timur GOR. Sidoarjo.

Ia menegaskan, aparat keamanan di TPS tidak perlu ragu-ragu untuk mengingatkan, bahkan menindak siapapun yang melanggar protokol kesehatan. Dengan memperketat tata tertib tata tertib kesehatan di TPS, Sumardji berharap tidak ada klaster baru dalam pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sidoarjo.

Selain itu, Kapolresta memerintahkan personelnya untuk bekerja ekstra memantau jika ada praktik botoh, perjudian, dan money game dalam Pilkades pada 20 Desember 2020.

“Satgas botoh serta aparat lainnya bersama desa dan organisasi kemasyarakatan terus berkoordinasi dan bekerja sama memantau pelanggaran tersebut. Jangan ragu untuk mengambil tindakan tegas untuk mengamankan pelanggar,” ujarnya seperti dikutip Antara.

28 Desa yang Sangat Rentan

Menurutnya, pemetaan kawasan rawan dalam Pilkades kali ini sudah terdeteksi sejak dini, yakni terdapat 28 desa dengan tingkat sangat rawan, 56 desa rawan, dan 89 desa kurang rawan.

Beberapa hari sebelum Pilkades, Polres Sidoarjo beserta jajarannya juga telah melakukan silaturahmi kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat desa, dan mensosialisasikan berbagai seruan agar pilkades dilaksanakan secara serentak agar aman, tentram, sehat, dan kondusif.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250