Akhir Hidup Ibu Muda Yang Membunuh 3 Anak Kandungnya

  • Whatsapp
Ibu muda bunuh 3 anak kandungnya di Nias Utara
banner 300x250

Havana88detik – Nias Utara, Seorang perempuan berinisial MT (30) yang tega melakukan tindak kriminal, membunuh tiga anak kandungnya di Kabupaten Namohalu Esiwa, Nias Utara, Sumatera Utara, meninggal pada Minggu setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Kapolsek Nias AKBP Wawan Iriawan melalui Humas Polda Nias Aiptu Yadsen F Hulu mengatakan, tersangka pembunuhan tiga anak kandung itu tewas karena sakit.

Read More

Karena tidak mau makan dan minum, tersangka kemudian muntah, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia, katanya kepada wartawan, dikutip Antara.

Yadsen mengatakan, sebelumnya MT, tersangka pembunuhan ketiga anak kandungnya, juga sempat dirawat di RSUD Gunung Sitoli untuk luka sayatan di leher usai berusaha bunuh diri pada Kamis (10/12) sekitar pukul 00.30 WIB.

Usai mendapat perawatan medis, MT dibawa kembali ke Satuan Reskrim Polsek Nias untuk dimintai keterangan.

“Tersangka bunuh diri tak lama setelah pembunuhan yang dilakukannya terhadap tiga korban yang merupakan anak kandungnya dengan cara menyayat lehernya sendiri dengan parang. Namun niat tersebut gagal, karena sang suami tidak selamat dan hanya mengalami luka di bagian depan leher. , “jelasnya.

BANTUAN KONTAK

Bunuh diri bukanlah jawaban, apalagi solusi atas segala persoalan hidup yang kerap menghimpit. Jika Anda, teman, kerabat, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa-masa sulit, depresi, dan merasa ingin bunuh diri, disarankan untuk menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan terdekat (Puskesmas atau Rumah Sakit).

Anda juga dapat mengunduh aplikasi Teman Saya: https://play.google.com/store/apps/details? id = com.tldigital

Atau hubungi Call Center 24 jam Hello Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai keluhan, permintaan, dan saran dari masyarakat.

Anda juga dapat mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (e-mail) contact@kemkes.go.id.

Sakit perut dan dirawat di rumah sakit

Namun, pada Jumat (11/12/2020) sekitar pukul 21.00 WIB, tersangka MT mulai mengeluh sakit perut. Maka ia dibawa ke RS Bethesda Gunung Sitoli untuk rawat jalan.

Namun pada Sabtu (12/12) sekitar pukul 16.00 WIB, MT mengalami muntah-muntah dan lagi-lagi mengeluh sakit perut, sehingga langsung dilarikan ke RSUD Gunung Sitoli.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250