Akibat Mengantar Istri Orang, Seorang Pria Malah Dikeroyok Habis-Habisan

  • Whatsapp
Akibat Mengantar Istri Orang, Seorang Pria Malah Dikeroyok Habis-HabisanAkibat Mengantar Istri Orang, Seorang Pria Malah Dikeroyok Habis-Habisan
banner 300x250

Havana88Kriminal, Minggu (4/4), tim URC Totosik Polres Tomohon berhasil menangkap terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di jalan masuk Kelurahan Rurukan, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Sulut. Aksi pengeroyokan itu dipicu oleh rasa cemburu dari salah satu pelaku.

Para pelaku pengeroyokan diduga merupakan 4 orang warga Kelurahan Rurukan Satu, Kecamatan Tomohon, yakni YMK alias Yeheskiel (20), BK alias Brandi (21). Keduanya bekerja sebagai gunting rambut.

Read More

Lalu, ada JK alias Jimbris (26) bekerja sebagai pegawai swasta, dan GP alias Genaro (20) berstatus pengangguran.

Keempat pelaku berhasil menganiaya lelaki berinisial BRS atau Billy (25) warga Kelurahan Talete Dua, Lingkungan 1, Kecamatan Tomohon Tengah.

Bambang Ashari Gatot, Kapolres Tomohon AKBP melalui Katim URC Totosik, Bripka Yanny Watung mengungkapkan bahwa kekerasaan yang dilakukan bersama-sama itu didasari oleh perasaan cemburu kepada korban. Salah satu pelaku marah karena istrinya dicurigai selingkuh dengan korban BRS.

Kronologis Aksi Pengeroyokan Akibat Rasa Cemburu

Aksi pengeroyokan ini bermula saat istri salah seorang tersangka diantar pulang oleh korban menggunakan mobil. Kebetulan istrinya bekerja di kios kuliner, milik mertua korban.

Tahu istrinya diantar oleh korban, tersangka YMK segera menghubungi rekan-rekannya dengan maksud menghadang mobil yang sedang dikendarai korban, di kelurahan Rurukan.

Di jalan itu, salah satu tersangka penganiayaan ini sudah membawa sebilah parang, lalu mengayunkan parang itu ke kaca mobil bagian depan, samping kiri dan kanan. Bahkan, tersangka merusak bagian belakang mobil dengan parang yang dibawanya.

Masih Dalam Keadaan Terluka, Korban Malah Disuruh Pulang

Melihat mobilnya sudah dirusak oleh YMK, korban pun keluar dari mobil dan saat itu ketiga pelaku langsung menganiaya korban bersama-sama.

Tersangka YMK melihat korban sudah dianiaya oleh teman-temannya, langsung menghampiri korban dan menusuknya dengan gunting yang ia bawa di bagian punggung, sebanyak 2 kali.

Usai melakukan aksinya, tersangka menyuruh korban untuk langsung pulang. Korban pergi dalam keadaan terluka dan meninggalkan tempat kejadian perisitiwa.

Tim URC Totosik Polres Tomohon yang dipimpin Bripka Yanny Watung, langsung menuju TKP saat sudah menerima laporan. Namun, pelaku dan korban sudah tidak ada disana, mereka hanya menemukan pecahan kata berhamburan di tengah jalan.

Akhirnya, tim URC Totosik langsung menuju ke Polres Minahasa karena mendapat informasi bahwa korban tengah ada disana. Berbekal informasi serta data pelaku yang diperoleh, aparat kembali ke kelurahan Rurukan untuk mencari para pelaku.

Mereka ditemukan di kediaman saksi perempuan bernama Marista. Kebetulan juga keempat pelaku ada disana dan langsung diamankan untuk menjalankan proses hukum selanjutnya di Mapolres Tomohon.

Minggu (4/4), tim URC Totosik Polres Tomohon berhasil menangkap terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di jalan masuk Kelurahan Rurukan, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Sulut. Aksi pengeroyokan itu dipicu oleh rasa cemburu dari salah satu pelaku.

Para pelaku pengeroyokan diduga merupakan 4 orang warga Kelurahan Rurukan Satu, Kecamatan Tomohon, yakni YMK alias Yeheskiel (20), BK alias Brandi (21). Keduanya bekerja sebagai gunting rambut.

Lalu, ada JK alias Jimbris (26) bekerja sebagai pegawai swasta, dan GP alias Genaro (20) berstatus pengangguran.

Keempat pelaku berhasil menganiaya lelaki berinisial BRS atau Billy (25) warga Kelurahan Talete Dua, Lingkungan 1, Kecamatan Tomohon Tengah.

Bambang Ashari Gatot, Kapolres Tomohon AKBP melalui Katim URC Totosik, Bripka Yanny Watung mengungkapkan bahwa kekerasaan yang dilakukan bersama-sama itu didasari oleh perasaan cemburu kepada korban. Salah satu pelaku marah karena istrinya dicurigai selingkuh dengan korban BRS.

Kronologis Aksi Pengeroyokan Akibat Rasa Cemburu

Aksi pengeroyokan ini bermula saat istri salah seorang tersangka diantar pulang oleh korban menggunakan mobil. Kebetulan istrinya bekerja di kios kuliner, milik mertua korban.

Tahu istrinya diantar oleh korban, tersangka YMK segera menghubungi rekan-rekannya dengan maksud menghadang mobil yang sedang dikendarai korban, di kelurahan Rurukan.

Di jalan itu, salah satu tersangka penganiayaan ini sudah membawa sebilah parang, lalu mengayunkan parang itu ke kaca mobil bagian depan, samping kiri dan kanan. Bahkan, tersangka merusak bagian belakang mobil dengan parang yang dibawanya.

Masih Dalam Keadaan Terluka, Korban Malah Disuruh Pulang

Melihat mobilnya sudah dirusak oleh YMK, korban pun keluar dari mobil dan saat itu ketiga pelaku langsung menganiaya korban bersama-sama.

Tersangka YMK melihat korban sudah dianiaya oleh teman-temannya, langsung menghampiri korban dan menusuknya dengan gunting yang ia bawa di bagian punggung, sebanyak 2 kali.

Usai melakukan aksinya, tersangka menyuruh korban untuk langsung pulang. Korban pergi dalam keadaan terluka dan meninggalkan tempat kejadian perisitiwa.

Tim URC Totosik Polres Tomohon yang dipimpin Bripka Yanny Watung, langsung menuju TKP saat sudah menerima laporan. Namun, pelaku dan korban sudah tidak ada disana, mereka hanya menemukan pecahan kata berhamburan di tengah jalan.

Akhirnya, tim URC Totosik langsung menuju ke Polres Minahasa karena mendapat informasi bahwa korban tengah ada disana. Berbekal informasi serta data pelaku yang diperoleh, aparat kembali ke kelurahan Rurukan untuk mencari para pelaku.

Mereka ditemukan di kediaman saksi perempuan bernama Marista. Kebetulan juga keempat pelaku ada disana dan langsung diamankan untuk menjalankan proses hukum selanjutnya di Mapolres Tomohon.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250