Alasan Bareskrim tidak memborgol 4 anggota FPI

  • Whatsapp
polisi tidak memborgol empat anggota pasukan paramiliter Front Pembela Islam (FPI)
banner 300x250

Havana88detik – Direktur Tindak Pidana Umum di Bareskrim Polri Brigjen Pol. Jenderal Pol Andi Rian S Djajadi mengatakan, polisi tidak memborgol empat anggota pasukan paramiliter Front Pembela Islam (FPI) yang dibawa polisi usai ditangkap di KM 50 Tol Jakarta-Rest Area Cikampek.

Ini karena mereka bukan regu penangkap sehingga tidak dibekali borgol saat bertugas.

Read More

“Memang dia tidak diborgol karena tim yang mengikuti (menyusul) itu bukan tim untuk menangkap, tim pengintai yang mengamati. Mereka tidak siap menangkap, tapi kalau diserang sudah siap,” kata Brigjen Rian. saat dihubungi di Jakarta, Senin (14 / 12/2020).

Hal ini membuat laskar FPI berusaha merampas senjata milik polisi saat berada di dalam mobil untuk dibawa ke Mapolda Metro Jaya. Penyerangan terjadi sekitar 1 kilometer setelah “rest area” KM 50 Tol Japek.

Rebut Senjata

Di dalam mobil, pelaku menyerang polisi dengan mencoba mencekik dan menyita senjata polisi.

Jadi di TKP 4, kedua pelaku mencoba mencekik seorang anggota dari belakang, yang selain berusaha merampas (senjata), kata Rian seperti dikutip Antara.

Hal itu terungkap di lokasi rekonstruksi yang terletak di tol Jakarta-Cikampek KM 51, sekitar 1 kilometer dari “rest area” tempat mereka ditangkap sebelumnya.

Di dalam mobil, polisi akhirnya harus menembak pelaku hingga tewas. “Ini dilakukan karena pelaku berusaha menyerang petugas dan merampas senjata dari tangan petugas,” kata Rian.

Gelar Rekonstruksi

Dalam mengusut kasus ini, tim penyidik ​​gabungan Direktorat Tindak Pidana Umum, Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Karawang telah melakukan rekonstruksi yang menunjukkan dimulainya penyerangan oleh pasukan paramiliter FPI hingga polisi mengambil tindakan tegas yang terukur. tindakan. Ada 58 adegan yang direproduksi dalam rekonstruksi di empat lokasi tersebut.

Keempat lokasi tersebut berada di depan Hotel Novotel, Jalan Karawang Internasional; setelah bundaran Jalan Karawang Internasional menuju Gerbang Tol Karawang Barat menuju Cikampek menuju Rest Area KM 50; Rest Area KM 50 dan Tol Japek setelah Rest Area KM 50 sd KM 51.

Rekonstruksi dilakukan di depan awak media dengan menghadirkan 28 saksi, empat di antaranya adalah polisi yang menjadi korban penyerangan.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250