Anak Akidi Tio, Heriyanti,Sebagai Tersangka Terkait Hibah Rp 2 Triliun

  • Whatsapp
Polda Sumsel menetapkan putra Akidi Tio, Heryanti, sebagai tersangka terkait dana hibah Rp 2 triliun itu. Heryanti didakwa melakukan penistaan terhadap kewarganegaraan.
banner 300x250

Havana88 –   Polda Sumsel menetapkan putra Akidi Tio, Heryanti, sebagai tersangka terkait dana hibah Rp 2 triliun itu. Heryanti didakwa melakukan penistaan terhadap kewarganegaraan.

“Status tersangka sudah kami amankan berinisial H di Polda. Saat ini penyidik sedang mendalami motifnya, karena akan kami terapkan pada UU Nomor 1 Tahun 1946 pasal 15 dan 16,” kata Direktur Penerangan dan Pengamanan Polda Metro Jaya. Polda Sumsel, Kombes Ratno Kuncoro.

Read More

Hal itu disampaikan dalam jumpa pers bersama Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang. Ratno mengatakan, tindakan Heriyanti membuat geger.

“Karena itu membuat kebisingan,” katanya.

Berikut artikel yang dimaksud:

Pasal 15
Barangsiapa menyiarkan berita yang tidak pasti atau berita yang dilebih-lebihkan atau tidak lengkap, padahal ia mengerti sekurang-kurangnya harus dapat menduga bahwa berita itu akan atau dapat dengan mudah menimbulkan keresahan di antara orang-orang, dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun.

Pasal 16
Barang siapa melawan bendera kebangsaan Indonesia dengan sengaja melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan rasa malu nasional, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan.

Ratno mengatakan, kasus tersebut bermula dari dua tim bentukan Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri usai menerima sumbangan simbolis, Senin (26/7). Salah satu tim bertugas mengusut asal-usul uang Rp 2 triliun itu.

“Pak Kapolda membentuk dua tim. Satu tim menyelidiki kebenaran atau asal usul komitmen yang akan diberikan. Tim kedua mengelola agar tidak ada polemik terhadap donasi yang semuanya mengklaim jumlahnya fantastis. , Rp 2 triliun,” ujarnya.

Belakangan, Humas Polda Sumsel membantah Heryanti menjadi tersangka. Heryanti masih diperiksa di Polda Sumsel.

“Statusnya masih dalam penyelidikan,” kata Kabag Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi di Mabes Polri, Senin (2/8).

Seperti diketahui, Heryanti bersama dokter keluarga Akidi Tio, Hardi, secara simbolis menyerahkan bantuan Rp 2 triliun atas nama keluarga Akidi Tio kepada Polda Sumsel. Bantuan tersebut diterima Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri.

Penyerahan dana hibah triliunan tersebut disaksikan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru dan Dandrem Garuda Dempo (Gapo) Brigjen Jauhari Agus. Keluarga Tio menyerahkan dana tersebut kepada Kapolda Sumsel Irjen Eko untuk penanganan COVID-19. Khusus bagi warga terdampak PPKM yang saat ini sedang dilaksanakan, Senin (26/7).

“Dana itu diberikan oleh salah satu anggota keluarga yang saya kenal saat masih bertugas di Aceh. Dan sekarang dia ingin membantu masyarakat Sumsel yang terdampak COVID-19,” kata Irjen Eko Indra, Senin (26). /7).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250