Bahas Soal Duet Ganjar-Sandiaga, PPP: Kami Masih Konsolidasi Agar Lolos PT

  • Whatsapp
Bahas Soal Duet Ganjar-Sandiaga, PPP: Kami Masih Konsolidasi Agar Lolos PT
banner 300x250

Havana88 – Jakarta – Ganjar Pranowo dinilai cocok berduet dengan Sandiaga Uno pada Pilpres 2024 berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. Ketua DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek) mengatakan pihaknya belum tertarik untuk fokus pada pemilihan presiden atau mengusung Ganjar-Sandi jika disandingkan.

“Saat ini kami sedang fokus memenangkan pemilu legislatif. Urusan capres-cawapres untuk saat ini kami kesampingkan,” ujarnya melalui pesan singkat, Selasa (15/6/2021).

Read More

Awiek menjelaskan, partainya fokus mengelola PPP agar bisa melewati ambang batas parlemen pada pemilu mendatang. Soal nama-nama tokoh yang beredar di radar survei, itu hanya dinamika biasa.

“Kita sedang konsolidasi internal bagaimana lolosnya PT. Soal survei ya begitulah dinamika politik yang terjadi hari ini,” kata anggota DPR itu.

Awiek menambahkan, Pilpres 2024 masih cukup panjang. PPP belum memikirkan calon presiden mana yang akan didukungnya.

“Sementara pemilihan presiden masih sekitar 3 tahun lagi, meskipun persiapannya hanya 2 tahun lagi. Soal siapa calon pendampingnya, kami belum memikirkannya,” katanya.

Penelitian dan Pengembangan Kompas memiliki hasil penelitian. Setidaknya ada satu sosok kuat yang cocok dengan Ganjar Pranowo di medan perang 2024. Analisis ini didasarkan pada latar belakang dukungan.

Nama paling sakti jatuh pada Sandiaga Salahudin Uno. Ia dinilai mampu menuntaskan Ganjar dari berbagai faktor. Pertama, 51,1 persen pemilih Sandiaga adalah perempuan. Berbeda dengan Ganjar, mayoritas didukung oleh laki-laki. Angka tersebut adalah 59,1 persen.

Sandiaga juga didukung oleh 44,4 persen responden di bawah usia 23 tahun. Ganjar memiliki kelemahan dalam kategori ini. Sebagian besar pemilih Ganjar berusia antara 40 hingga 60 tahun. Dari sisi domisili, 62,2 persen pemilih Sandiaga berasal dari luar Jawa. Cukup untuk melengkapi dukungan kuat pemilih Ganjar dari Jawa.

Dilihat dari kategori suku, pemilih Sandiaga lebih beragam. Yakni 39,5 persen dari Jawa, 14,0 persen dari Sunda, 20,9 persen dari Melayu dan 25,6 persen dari lainnya. Adapun Ganjar, 85,9 persen pendukungnya adalah orang Jawa.

Dari dukungan parpol, Sandiaga cenderung melengkapi kekurangan Ganjar Pranowo. Sandi didukung 11,1 persen pemilih PKS, 15,6 persen Demokrat, 17,8 persen Gerindra, 8,9 persen Golkar, 4,4 persen NasDem, dan 2,2 persen PPP dan 8,9 persen PDIP. Terakhir, Sandiaga didukung oleh 44,4 persen responden yang tidak puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250