Bos Judi Besar Klaten Memutuskan untuk Tobat

  • Whatsapp
Bos Judi Klaten Pak Ko Akhirnya Tobat dan Cari Uang Halal
banner 300x250

Havana88detik – Pak Kocrit atau Pak Ko yang berusia 55 tahun lebih dikenal sebagai seorang pemain judi terkenal atau bos judi online besar di Indonesia asal Klaten, Jawa Tengah. Kini Pak Ko memutuskan untuk bertobat dan tidak lagi bermain judi. Bandar judi yang satu ini telah beroperasi kurang lebih 30 tahun dan dalam sehari, omset yang diterimanya adalah sekitar Rp 80 juta. Pak Ko pun memutuskan untuk bertobat dan mencari uang dengan cara yang halal.

Pak Ko sudah keluar dan meninggalkan statusnya sebagai bos judi online maupun dari dunia preman dimana dia kini membuat usaha kuliner dan wisata. Sebagai salah satu bentuk dari penebusan dosanya, Pak Ko mengatakan jika dirinya lebih ingin mendalami ilmu agama dengan baik bahkan dia pun juga melakukan umrah serta ibadah haji. Akan tetapi, uang yang digunakan bukan yang diperolehnya dari bermain judi melainkan uang halal yang diterimanya dari bisnis yang dijalankannya sebagai modal.

Read More

Di dunia judi serta premanisme yang terdapat di Klaten, nama pak Ko itu sudah terkenal sejak dulu dari tahun 1990. Ketika Pak Ko memutuskan untuk tidak lagi terjerumus ke dalam dunia gelap itu, Pak Ko pamit pada teman-temannya yang masih setia maupun tetap memutuskan untuk berada di dalam dunia judi dan premanisme. Sebenarnya Pak Ko mengaku jika dirinya masih tetap mendapatkan banyak sekali godaan untuk dapat kembali lagi terlibat di dalam dunia hitam tersebut.

Akan tetapi, Pak Ko mengatakan jika dirinya tidak akan bimbang maupun ragu dengan seluruh keputusan yang diambilnya ini. Sebelum Pak Ko dikenal sebagai bandar judi besar, Pak Ko dulunya lebih dikeal sebagai tukang copet, jambret atau nama lain yang ada kaitannya dengan kriminal. Sebenarnya keinginan Pak Ko untuk dapat pensiun dari dunia judi da premanisme ini awalnya adalah dari pergolakan hatinya yang panjang. Pertama kali Pak Ko tergerak untuk meninggalkan dunia yang buruk itu adalah ketika dirinya mendekam di penjara.

Selama menjadi bos judi dan juga preman, Pak Ko sudah merasakan dinginnya jeruji besi sebanyak 3 kali yaitu di tahun 2006, 2015 dan 2019. Dia mengatakan setiap kali mendekam di penjara, dirinya melewatkan hari raya idul fitri dan cenderung menangis ketika dirinya mendengar kumandang takbir. Karena itulah, dia pun memutuskan untuk tobat dan keputusannya itu sudah bulat bahkan sang istri pun mendukung sepenuhnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250