Bupati Bogor Desak Pemerintah Realisasikan Pembangunan Jalur Puncak II

  • Whatsapp
Bupati Bogor Ade Yasin mendukung kebijakan pemerintah menerapkan ganjil genap untuk mengurangi kemacetan di jalur Puncak.
banner 300x250

Havana88- Bupati Bogor Ade Yasin mendukung kebijakan pemerintah menerapkan ganjil genap untuk mengurangi kemacetan di jalur Puncak.

“Karena sudah 36 tahun kita menerapkan satu arah, mudah-mudahan dengan angka ganjil atau genap ada perubahan dan perbaikan,” kata Ade Yasin, Sabtu (18/9/2021).

Read More

Namun melihat realitanya, masih saja terjadi kemacetan di kawasan Puncak meski sudah diterapkan ganjil genap. Oleh karena itu, Ade mengatakan perlu ada solusi lain selain solusi ganjil genap dan satu arah.

“Meski ganjil atau genap, harus dipikirkan solusi lain. Karena kalau terus begini, potensi yang hilang akan hilang,” kata politisi PPP itu.

Menurut dia, solusi yang tepat untuk mengurai kemacetan di Puncak adalah dengan membangun jalur Puncak II. Ia menilai kawasan Puncak II juga memiliki potensi yang sangat bagus dan aksesnya bisa langsung terkoneksi dengan kawasan Cianjur.

“Hari ini Bupati Cianjur juga sangat mendorong solusi kemacetan adalah Puncak II. Kawasan wisata mulai dari Gadog, Bogor hingga Cianjur juga banyak terdapat lokasi wisata yang tentunya perlu mendapat perhatian khusus untuk kedua kawasan tersebut,” jelasnya.

Posisi Cianjur, lanjut Ade, sangat ketat akibat dampak kemacetan yang datang dari arah Puncak, Bogor dan kemacetan dari Bandung.

“Kota Bogor juga kena tumpahan, ya kalau melakukan isolasi atau kendaraan mendapat nomor ganjil atau genap, lari ke Kota Bogor macet macet juga,” jelasnya.

Karena itu, dia meminta pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalur Puncak II yang digagas Bupati Bogor sebelumnya, Rachmat Yasin.

“Kami ingin semua mendorong ini karena manfaatnya juga untuk daerah lain seperti Karawang, Bekasi bahkan Provinsi DKI dan Banten,” jelasnya.

Ade berjanji bersedia menyiapkan lahan jika pemerintah pusat merealisasikan pembangunan infrastruktur jalur Puncak II.

“Untuk pertanahan mari kita urus, termasuk yang Cianjur juga sudah selesai, tinggal infrastruktur saja yang harus segera dibangun,” kata Ade.

Sulit Disadari

Untuk membangun infrastruktur jalan dan jembatan di Puncak II, lanjut Ade, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 5 triliun. Menurutnya, untuk skala nasional dengan anggaran Rp 5 triliun sangat kecil, apalagi manfaatnya juga sangat besar bagi masyarakat luas.

“Tapi saya tidak tahu masalahnya di mana, karena setiap kali kami mengajukan ini dan jawabannya tidak pasti. Bagi kami tidak ada masalah, mungkin anggarannya belum turun ke sana, saya juga tidak tahu masalahnya apa. jadi sangat sulit (untuk direalisasikan),” pungkas Ade.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250