COVID-19 Varian Baru,Ada 28 Kasus Varian Delta ‘India’ di Kudus!

  • Whatsapp
Sebanyak 28 orang di Kudus, Jawa Tengah terkonfirmasi positif COVID-19 tipe baru B1617.2 atau disebut juga varian Delta. Hasilnya diketahui setelah Kementerian Kesehatan mengambil sampel untuk mengetahui penyebab penyebaran virus Corona di Kudus.
banner 300x250

Havana88Sebanyak 28 orang di Kudus, Jawa Tengah terkonfirmasi positif COVID-19 tipe baru B1617.2 atau disebut juga varian Delta. Hasilnya diketahui setelah Kementerian Kesehatan mengambil sampel untuk mengetahui penyebab penyebaran virus Corona di Kudus.
“Kemarin ada penelitian dari UGM, di sini ada varian baru B.1617.2 yang disampel. Itu dulu, per nama per alamat, kita tidak tahu siapa yang mendapat varian baru, kemarin ada 34 yang keluar. 28 ada varian baru (B.1617.2),” jelas Bupati Kudus HM Hartopo kepada wartawan di Pendapa Kabupaten Kudus, Minggu (13/6/2021).

Hartopo mengatakan penemuan varian baru tersebut menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk mengambil langkah kebijakan guna menghentikan penyebaran COVID-19 di Kudus. Apalagi, menurut dia, varian baru lebih mudah ditransmisikan.

Read More

“Hingga saat ini ada peringatan seperti itu, kita harus memiliki langkah konkrit dan tegas, bagaimana kita mengoptimalkan PPKM Mikro ini,” jelasnya.

“Varian baru lebih masif dan lebih cepat, ini diperketat pada masalah prokes, jangan mudah buka masker. Di chat room bisa pakai masker, jangan lepas pakai masker,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan hasil studi sampel orang yang terkena COVID-19 menyatakan ada temuan varian baru. Ganjar sebelumnya curiga karena lonjakan kasus baru-baru ini di Jawa Tengah.

“Tidak ada sampel baru di Kudus. Kami hanya mengambil sampel ke tempat lain. Tapi saya menduga pergerakannya dalam 3 minggu sebelumnya hanya tiga kabupaten, terus bertambah delapan dan sekarang meningkat menjadi 11, saya merasa yakin ini varian baru,” kata Ganjar usai kunjungan kerja di Kudus. Suci pagi ini.

“Kami minta ini, karena Kudus perhatian utama, karena pusat sudah mengeluarkan ini yang serius untuk semua, jangan pernah melepas masker saat berada di keramaian,” lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan hasil kajian menemukan varian baru COVID-19 dari India terdeteksi di Kudus.

“Rapat koordinasi tadi malam (kemarin malam) juga dari Kemenkes, Gubernur, Kapolda, dan Pangdam yang intinya menginformasikan kepada kita adanya varian baru di sini (di Kudus). Dikhawatirkan pasti ada. menjadi kontingensi terkait masalah penanganan COVID-19 di Kudus, saya khawatir bisa menyebar ke mana-mana,” jelas Bupati Kudus HM Hartopo kepada wartawan usai rapat koordinasi di Pusat Komando Pendapa Kabupaten Kudus, Sabtu (12/6). /2021) malam.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250