Dampak IHSG Reborn, Saham-saham Ini Langsung Diburu Asing

  • Whatsapp
Dampak IHSG Reborn, Saham-saham Ini Langsung Diburu Asing
banner 300x250

Havana88IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan berbalik menguat pada perdagangan siang ini. Dikutip dari data RTI, hari Selasa (6/4), IHSG kini melesat 0,44% atau 26,15 poin ke level 5.996,44 saat perdagangan sesi I.

Penguatan IHSG ini ditopang oleh kenaikan sembilan dari10 sektor. Kenaikan sektor tambang senilai 1,31%, industri dasar 0,74%, serta perdagangan 0,72% berhasil menopang IHSG untuk berada di zona hijau. Hanya terdapat satu sektor saja yang berada pada zona merah, yakni consumer goods yang turun 0,14 persen.

Read More

Total volume perdagangan saham di BEI atau Bursa Efek Indonesia siang ini mencapai 11,17 miliar, dengan total nilai transaksi Rp.5,47 triliun. Kini, ada 275 saham mengalami penguatan, 178 saham yang melemah, serta 176 saham dengan nilai tidak berubah.

Investor Asing Berlomba-lomba Memburu Saham

Kendati IHSG menguat, investor asing malah mencatatkan net sell sebesar Rp.121,56 miliar di seluruh pasar. Sementara di pasar reguler, asing juga mencatatkan net sell sebesar Rp.77,10 miliar.

Investor asing membukukan net buy terbesar pada saham PT Vale Indonesia Tbk atau INCO senilai Rp.12,3 miliar. Akibatnya, saham INCO berhasil melesat 3,61 persen ke Rp.4.590 per saham. Volume perdagangan saham INCO berhasil mencapai 19,3 juta dengan nilai transaksi Rp.888,4 miliar.

Tak hanya itu, asing juga memburu saham PT PP (Persero) Tbk atau PTPP sebesar Tp.11,7 miliar. Saham PTPP juga menguat hingga 1,56 persen ke Rp.1.300 per saham. Volume penjualan saham PTPP mencapai 40,7 juta dengan nilai transaksi Rp.51,4 miliar.

Bahkan, saham PT Wijaya Karya Tbk atau WIKA juga diborong asing sebesar Rp.11,5 miliar. Alhasil, saham WIKA menguat 0,70% ke Rp.1.440 per saham. Volume perdagangan saham WIKA mencapai 50 juta dengan nilai transaksi Rp.70,5 miliar.

10 Saham Net Buy Terbesar Asing di Perdagangan Sesi 1 Selasa (6/4)

  1. INCO Rp.12,3 miliar
  2. PTPP Rp.11,7 miliar
  3. WIKA Rp.11,5 miliar
  4. ADHI Rp.5,3 miliar
  5. ADRO Rp.5,2 miliar
  6. BBNI Rp.4,9 miliar
  7. KLBF Rp.4,8 miliar
  8. INDF Rp.2,9 miliar
  9. KPIG Rp.2,7 miliar
  10. JPFA Rp.1,9 miliar
banner 300x250

Related posts

banner 300x250