Ditangkap Dua Tersangka Pengedar 13 Ribu Pil Hexymer Di Cianjur

  • Whatsapp
Polres Cianjur telah menangkap dua pengedar narkoba. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 13.000 butir pil hexymer yang rencananya akan didistribusikan ke area pabrik di Kecamatan Sukaluyu, Cianjur.
banner 300x250

Havana88Polres Cianjur telah menangkap dua pengedar narkoba. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 13.000 butir pil hexymer yang rencananya akan didistribusikan ke area pabrik di Kecamatan Sukaluyu, Cianjur.

Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Ali Jupri mengatakan, penyidikan berawal dari informasi maraknya peredaran obat-obatan terlarang di kawasan pabrik. Setelah diselidiki, polisi akhirnya menangkap dua pelaku berinisial GG dan ES.

Read More

“Kami mengamankan dua orang pengedar narkoba,” kata Ali, Senin (14/6/2021).

Menurut dia, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 13 paket obat hexymer yang masing-masing berisi 10 butir pil. “Total barang bukti yang diamankan sebanyak 13.000 narkoba jenis hexymer,” ujarnya.

Ali menjelaskan, pelaku melakukan transaksi awal di luar area pabrik saat istirahat atau saat pulang kampung. Setelah itu, pembeli mendistribusikan kembali kepada calon pembeli lain yang berada di lingkungan kerja pabrik.

“Jadi awal transaksinya di luar pabrik, tapi setelah itu diedarkan dan diedarkan lagi di dalam pabrik,” ujarnya.

Menurut dia, peredaran obat-obatan terlarang diduga terjadi di kawasan pabrik di Kecamatan Sukaluyu. “Masih kami kembangkan, diduga maraknya transaksi di area pabrik ini dan penjualannya antar karyawan,” ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 197.196 dan Pasal 98 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Di sisi lain, Kapolres Sukaluyu, AKO Anaga Budiharso mengatakan, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada karyawan pabrik di kawasan industri di Kabupaten Sukaluyu untuk mencegah peredaran obat-obatan terlarang.

“Kami akan komunikasikan dengan pimpinan pabrik, sekaligus memberikan pembinaan kepada karyawannya. Sehingga peredaran obat-obatan terlarang bisa ditekan. Jika masih ditemukan masih ada, kami akan berkoordinasi dengan Satnarkoba Polres untuk diproses hukumnya. pelaku peredarannya,” pungkasnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250