Dukcapil DKI Jelaskan Soal Anak Bambang Pamungkas Dicoret Dari Kartu Keluarga

  • Whatsapp
banner 300x250

Havana88 –  Anak sulung Bambang Pamungkas, Jane Abel, mengaku sudah dikeluarkan dari Kartu Keluarga (KK). Pj Kepala Disdukcapil DKI Jakarta Budi Awaludin menjelaskan, tidak ada dampak administratif dari penghapusan nama seseorang di kartu keluarga.

Awalnya, Budi Awaludin menjelaskan bahwa ada kemungkinan putra Bambang Pamungkas dikeluarkan dari keluarganya karena pindah alamat tempat tinggal. Jane Abel dikenal sebagai mahasiswi yang tinggal di Solo, Jawa Tengah.

“Cek KTP dulu, kalau KTP Solo, pindah ke Solo. Karena tidak mungkin kalau tidak punya, tidak ada rumah, tidak ada tempat untuk KK-nya. Nanti dilihat, seperti itu, Budi kepada wartawan, Sabtu (7/8/2021).

“Mungkin kalau dia sudah tidak ada lagi, karena KTP-nya di Solo. Nah, kalau mau pulang ke Jakarta harus urus pindah dari sana dan dimasukkan kembali ke KK di Jakarta,” sambungnya.

Budi kemudian menjelaskan bahwa tidak akan ada dampak administratif dari seseorang atau anak yang namanya dikeluarkan dari KK. Menurut Budi, dalam satu keluarga mungkin ada banyak keluarga.

“Tidak ada masalah, kalau kembali lagi dia bisa, atau nanti dia mau bikin sendiri, rumah dengan dua keluarga pun tidak masalah. Bahkan ada tiga keluarga di daerah ramai seperti itu,” kata Budi.

Dalam administrasi kependudukan, dikeluarkannya nama seseorang atau anak dari KK harus berdasarkan alasan yang jelas. Proses pergantian nama dalam satu KK harus didasari alasan yang jelas.

“Jadi begini, tidak mungkin orang yang ada di kartu keluarga, misalnya ‘Tolong hapus yang ini, saya ingin menghapusnya’, tidak bisa seperti itu. Alasannya harus jelas, mengapa Anda mengeluarkannya? ‘Mau pindah, Pak’ ya? Oke, kalau begitu pindah ke Solo, buat alamat di Solo, di mana alamat untuk Solo, buat, nanti ada, alamat Solo, KTP Solo, “katanya .

“Yang penting dia punya NIK, dia punya NIK, jadi kita bisa jaga dia. Tidak ada masalah,” kata Budi.

Anak sulung Bambang Pamungkas, Jane Abel, mengaku sudah dikeluarkan dari Kartu Keluarga (KK). Pj Kepala Disdukcapil DKI Jakarta Budi Awaludin menjelaskan, tidak ada dampak administratif dari penghapusan nama seseorang di kartu keluarga.

Awalnya, Budi Awaludin menjelaskan bahwa ada kemungkinan putra Bambang Pamungkas dikeluarkan dari keluarganya karena pindah alamat tempat tinggal. Jane Abel dikenal sebagai mahasiswi yang tinggal di Solo, Jawa Tengah.

“Cek KTP dulu, kalau KTP Solo, pindah ke Solo. Karena tidak mungkin kalau tidak punya, tidak ada rumah, tidak ada tempat untuk KK-nya. Nanti dilihat, seperti itu, Budi kepada wartawan, Sabtu (7/8/2021).

“Mungkin kalau dia sudah tidak ada lagi, karena KTP-nya di Solo. Nah, kalau mau pulang ke Jakarta harus urus pindah dari sana dan dimasukkan kembali ke KK di Jakarta,” sambungnya.

Budi kemudian menjelaskan bahwa tidak akan ada dampak administratif dari seseorang atau anak yang namanya dikeluarkan dari KK. Menurut Budi, dalam satu keluarga mungkin ada banyak keluarga.

“Tidak ada masalah, kalau kembali lagi dia bisa, atau nanti dia mau bikin sendiri, rumah dengan dua keluarga pun tidak masalah. Bahkan ada tiga keluarga di daerah ramai seperti itu,” kata Budi.

Dalam administrasi kependudukan, dikeluarkannya nama seseorang atau anak dari KK harus berdasarkan alasan yang jelas. Proses pergantian nama dalam satu KK harus didasari alasan yang jelas.

“Jadi begini, tidak mungkin orang yang ada di kartu keluarga, misalnya ‘Tolong hapus yang ini, saya ingin menghapusnya’, tidak bisa seperti itu. Alasannya harus jelas, mengapa Anda mengeluarkannya? ‘Mau pindah, Pak’ ya? Oke, kalau begitu pindah ke Solo, buat alamat di Solo, di mana alamat untuk Solo, buat, nanti ada, alamat Solo, KTP Solo, “katanya .

“Yang penting dia punya NIK, dia punya NIK, jadi kita bisa jaga dia. Tidak ada masalah,” kata Budi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250