Fakta Vaksin Covid-19 dari Sinovac

  • Whatsapp
Fakta Vaksin Covid-19 dari Sinovac
banner 300x250

Havana88detik – Pemerintah Indonesia sudah mulai resmi menjalani vaksin Covid-19 pada Rabu, 13 Januari 2021. Dan vaksin yang digunakan untuk program vaksinasi ini adalah vaksin Covid-19 Sinovac.

Dan yang pertama kali mendapat suntikan vaksin adalah Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan.

Read More

Fakta Vaksin Sinovac

Ada beberapa fakta dari vaksin covid-19 Sinovac yang harus diketahui banyak orang, diantaranya,

  • Efikasi Vaksin

Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Dr. Ir. Penny K. Lukito yang mengumumkan jika vaksin Sinovac sudah mendapat izin untuk penggunaan darurat mengatakan jika efikasi vaksin ini sebanyak 65,3 persen.

Dan hal ini tentu merupakan hasil dari analisis serta pemantauan dari uji yang dilakukan dari Indonesia, yang juga telah memperimbangkan data hasil dari negara Turki dan Brazil.

  • Terdapat Sertifikasi Halal

Menurut Komisi Fatwa Majelis Ulama di Indonesia, mereka telah menerbitkan fatwa tentang kehalalan dari vaksin Covid-19 Sinovac tersebut. Dan fatwa ini diterbitkan setelah mendapat izin Emergency Use Authorization oleh BPOM.

Dalam Fatwanya menyebutkan bahwa, MUI telah menyatakan jika vaksin sinovac itu hukumnya sudah suci serta halal, dan vaksin ini boleh digunakan bagi umat islam selanjang telah terjamin keamanannya sesuai ahli yang berkompeten.

  • Efek Samping yang Didapat

Berdasar hasil uji klinis, vaksin Sinovac ini tetap menimbulkan efek samping yang bersifat ringan sampai sedang.

Untuk efek samping lokal yang ditimbulkan adalah iritasi, nyeri, sampai pembengkakan, dan efek samping sistemiknya adalah fatigue, nyeri otot, sampai demam. Lalu untuk efek samping beratnya berapa gangguan kulit, sakit kepala, serta diare, tapi untuk efek samping berat ini hanya dilaporkan sekitar 0,1 sampai 1 persen saja.

Siapa yang Tidak Boleh di Vaksin?

Ada juga beberapa orang dengan beberapa kondisi yang tidak direkomendasikan untuk diberi vaksin. Diantaranya,

  • Memiliki hasil pengukuran tekanan darah sekitar 140/90 atau lebih.
  • Pernah positif Covid-19.
  • Hamil ataupun Menyusui.
  • Sedang terkena batuk, pilek, sampai sesak napas selama 7 hari terakhir.
  • Memiliki riwayat alergi berat.
  • Menderita Penyakit jantung, ginjal, rematik autoimun, sampai hipertiroid.
  • Menderita kanker atau kelainan darah.

Lalu, pemberian vaksin juga bisa ditunda apabila,

  • Demam, penundaan harus dilakukan sampai pasien telah sembuh atau sudah dites dan tidak positif.
  • Memiliki penyakit paru, seperti TBC  asma, PPOK.

Dan pemberian vaksin tersebut baru bisa dijalani ketika pasien membaik.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250