Gelar Perkara Kasus Penembakan Laskar FPI Belum di Tentukan

  • Whatsapp
Tim Penyelidik dari Komnas HAM didampingi penyidik Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan mobil yang digunakan oleh polisi dan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) dalam insiden Tol Jakarta-Cikampek KM 50 di Polda Metro Jaya,
banner 300x250

Havana88detik – Penyidik Bareskrim Polri masih menyelidiki penembakan enam pasukan Front Pembela Islam (FPI) di KM 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Sejauh ini, polisi belum bisa menjalankan judul kasus dalam kasus tersebut.

Yang jelas untuk perkara di KM 50 sampai saat ini Bareskrim Polri masih melakukan penyidikan terkait hal itu. Dan sampai saat ini belum bisa menyimpulkan, semoga tidak lama lagi hasilnya. Penyidikan Bareskrim akan diselesaikan, ”kata Karo Penmas, Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di kantor, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2021).

Read More

Menurut Rusdi, penyidikan Divisi Propam Polri terkait dugaan kelalaian Prosedur Operasi Standar (SOP) Polri dalam kasus penembakan enam pasukan FPI juga belum selesai.

“Pemantauan Propam masih terus berjalan. Nanti hasil Propam akan kami sampaikan ke publik saat kegiatan Propam sudah selesai. Kita tunggu saja, Bareskrim pasti akan mengkomunikasikannya ke publik,” kata Rusdi.

Sementara itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tengah menyelesaikan proses investigasi penembakan enam pasukan FPI. Rencananya dalam dua minggu Komnas HAM akan menyelesaikan pemeriksaan dan mempresentasikannya ke publik.

“Paling lambat dua minggu kami akan menyampaikan laporan lengkap kami,” kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, Minggu (3/1/2021).

Beka mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki seluruh temuan dan keterangan saksi. Hasil temuan dan informasi tersebut nantinya akan dimasukkan dalam laporan Komnas HAM secara lengkap.

“Kami masih mengkonsolidasikan semua temuan dan informasi yang ada ke dalam laporan lengkap kami,” ujarnya.

Komnas HAM Mengungkap Temuan di Lokasi Penembakan

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (kiri) menunjukan barang bukti saat terkait insiden tewasnya enam laskar FPI di Gedung Komnas HAM.

Sebelumnya, Komnas HAM memamerkan sejumlah temuan di lapangan terkait kasus penembakan FPI Laskar di tol Jakarta-Cikampek. Beberapa buktinya adalah proyektil dan selongsong peluru.

Wakil Ketua Komnas HAM Amiruddin mengatakan, pihaknya memang melakukan investigasi dan menelusuri lokasi penembakan FPI Laskar. Meski begitu, temuan tersebut masih perlu pengujian ahli.

“Ada proyektil peluru, ini bentuknya (ada yang tidak utuh), juga cangkangnya. Ini didapat tim Komnas HAM di lapangan, di jalanan,” ujar Amiruddin di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2020).

Selain proyektil peluru, lanjut Amiruddin, ditemukan juga bagian-bagian mobil yang diduga hasil senggolan antara kendaraan FPI Laskar dan polisi. Kemudian sejumlah rekaman CCTV juga sudah diamankan.

“Terhadap semua bukti ini, ini utamanya cangkang dan proyektil, tentu perlu tenaga ahli untuk mengujinya,” kata Amiruddin.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250