Geledah Kantor Bupati Hulu Sungai Utara dan 4 Lokasi Lainnya, KPK Sita Uang

  • Whatsapp
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah lima lokasi kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada 2021-2022.
banner 300x250

Havana88- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah lima lokasi kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada 2021-2022. Kelima lokasi tersebut digeledah secara berurutan mulai Senin 20 September 2021 hingga Selasa 21 September 2021.

Pj Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pada Senin 20 September 2021, tim penyidik ​​menggeledah kediaman tersangka Marhaini (MRH) di Jalan Abdul Hamidan, Desa Antasari, Kecamatan Amuntai Tengah, Hulu Sungai Utara, di rumah tersangka Fachriadi (FH). ) di Jalan Khuripan, Kecamatan Amuntai Tengah. Hulu Sungai Utara, dan Dinas PURPP Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Read More

Sementara itu, pada Selasa 21 September 2021, tim penyidik ​​menggeledah kantor Bupati Hulu Sungai Utara Abdul Wahid dan kediaman pihak terkait yang terletak di Desa Kota Raja, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

“Dari 5 lokasi berbeda tersebut, tim penyidik ​​menemukan dan mengamankan berbagai dokumen, sejumlah uang dan barang elektronik,” kata Ali dalam keterangannya, Rabu (22/9/2021).

Ali mengatakan, barang bukti sudah diamankan tim penyidik ​​KPK. Nanti barang bukti itu akan dikonfirmasikan lagi kepada tersangka dan saksi.

“Untuk barang bukti yang ditemukan akan diverifikasi untuk mengetahui lebih jauh hubungannya dengan tersangka dan akan segera disita untuk melengkapi berkas perkaranya,” kata Ali.

3 Tersangka

kasusnya bermula dari operasi penangkapan tangan (OTT). Dalam OTT, KPK mengamankan 7 orang. Tiga di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa dalam dua proyek lelang Rehabilitasi Jaringan Irigasi DIR di dua desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Ketiganya adalah Maliki selaku Pj Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dinas PURT Kabupaten Hulu Sungai Utara sekaligus sebagai pembuat komitmen (PPK) dan kewenangan pengguna anggaran (KPA), Marhaini selaku Direktur CV Hanamas, dan Fachriadi selaku Direktur CV Kalpataru.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250