Hadang Banjir Kampung Melayu Manggarai Sodetan Kali Ciliwung Lanjut

  • Whatsapp
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melanjutkan pembangunan terowongan atau saluran air dari Sungai Ciliwung hingga Kanal Banjir Timur (KBT). Pihaknya memproyeksikan pada 2021 total panjang soket mencapai 1,26 kilometer atau bertambah 549 meter.
banner 300x250

Havana88 –  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melanjutkan pembangunan terowongan atau saluran air dari Sungai Ciliwung hingga Kanal Banjir Timur (KBT). Pihaknya memproyeksikan pada 2021 total panjang soket mencapai 1,26 kilometer atau bertambah 549 meter.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan saluran drainase ini akan mengurangi debit banjir Sungai Ciliwung dengan mengalirkan 60 m3/detik air ke Kanal Banjir Timur ketika Sungai Ciliwung sudah tidak mampu lagi menampung debit air yang diperkirakan mencapai 25- debit banjir ulang tahun sebesar 508 m3/detik.

Read More

Basuki mengatakan, keberadaan saluran air ini akan mengurangi risiko banjir di kawasan Kampung Melayu dan Manggarai, DKI Jakarta.

“Insya Allah akan mengurangi risiko banjir di beberapa wilayah hilir Sungai Ciliwung, misalnya Kampung Melayu dan Manggarai,” kata Basuki dalam keterangan tertulis Kementerian PUPR, dikutip Sabtu (7/8/2021). .

Dikatakannya, kelanjutan pembangunan jalur air Ciliwung mengalami perubahan lintasan sehingga mengurangi panjang terowongan sekitar 113 meter dari total panjang 66 meter, sehingga panjang terowongan menjadi 549 meter.

Pengerjaan Sodetan akan segera dimulai, menyisakan pembebasan 6 bidang tanah seluas 10.494 m2 yang akan dikerjakan oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

“Jika pembebasan lahan sudah selesai, maka berdasarkan pengalaman sebelumnya, pembangunan bisa lebih cepat selesai,” ujarnya.

Pada tahun 2015, pembangunan kanal Sungai Ciliwung telah selesai sepanjang 550 meter, kemudian dilanjutkan pada tahun 2015-2017 dengan pembangunan outlet permanen dan dinding penahan Sungai Cipinang.

Sedangkan tahun ini, pihaknya terus mengerjakan saluran drainase dari Kali Ciliwung hingga Banjir Kanal Timur dengan panjang 714 meter, terdiri dari Zona A berupa bangunan inlet saluran terbuka permanen sepanjang 165 meter dan normalisasi Ciliwung. Sungai, Zona B berupa terowongan drainase ganda dari saluran masuk ke poros kedatangan 549 meter. , dan normalisasi Zona D Sungai Cipinang dan KBT.

Pembangunan saluran air Sungai Ciliwung dilakukan oleh kontraktor PT. Wijaya Karya- PT. Jaya Konstruksi, KSO dan konsultan supervisi PT. Virama-Supra-TAA, KSO dengan masa pelaksanaan Agustus 2021-Agustus 2023. Alokasi anggaran pembangunan terowongan (tunnel) dan penggalian saluran untuk peningkatan kapasitas sungai Cipinang sebesar Rp 683,9 miliar.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250