Jose Mourinho di Pecat Oleh Manchester United

  • Whatsapp
Manajer Manchester United atau MU Jose Mourinho, saat melawan Chelsea pada laga Premier League di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (20/10/2018).
banner 300x250

Havana88detik – Jose Mourinho yakin Manchester United atau MU memecatnya sebelum waktunya. Pasalnya, ahli taktik asal Portugal itu tak punya cukup waktu untuk memberikan hasil yang diharapkan.

Mourinho memiliki karir yang luar biasa dalam sepak bola, memenangkan empat kejuaraan di empat negara berbeda. Dia kemudian diharapkan bisa menghidupkan kembali kejayaan United di bawah Sir Alex Ferguson.

Read More

Mourinho memberi Mourinho tiga gelar, yakni Community Shield, Piala Liga, dan Liga Europa pada musim debutnya sebagai manajer Manchester United pada 2016/17. Runner-up Liga Premier dan Piala FA mengikuti musim berikutnya sebelum United memecatnya.

Namun, MU mengambil keputusan memecat Jose Mourinho pada Desember 2018. Keputusan itu diambil usai menjalani musim buruk di musim 2018/19.

Komentar Mourinho

Jose Mourinho (kanan) dan Manajer Manchester United atau MU Ole Gunnar Solskjaer (kiri). (Carl Recine/Pool via AP)

“Dalam periode tertentu karir saya, dengan profil klub tempat saya berada, kami tidak membutuhkan banyak waktu untuk sukses,” kata Mourinho seperti dikutip Independent.

“Kami melakukannya di Porto, Inter, Real [Madrid], Chelsea, dua kali. Kami melakukannya tanpa butuh waktu lama.”

“Keinginan saya untuk mencoba hal yang berbeda dan keinginan gila saya untuk pergi ke banyak negara, dan mencoba untuk memenangkannya, mencoba memiliki pengalaman yang berbeda di banyak negara yang berbeda. Sempurna karena ini tentang menang, dan selamat tinggal, dan mari kita coba yang lain,” kata Mourinho menambahkan.

Hormati keputusan MU

Pelatih Tottenham, Jose Mourinho, memperhatikan pemainnya saat menghadapi Ludogorets pada laga lanjutan Grup J Liga Europa di Tottenham Hotspur Stadium, Jumat (27/11/2020) dini hari WIB.

Meski tak diberi banyak waktu, Mourinho menghormati keputusan MU memecatnya. Klub pertama di mana saya merasa saya membutuhkan waktu dan waktu tidak diberikan adalah di Manchester United, katanya.

“Karena saya merasa saya pergi di tengah proses, tetapi saya belajar sejak usia dini untuk menghormati keputusan, yang saya lakukan di United.”

“Kami melakukan apa yang kami lakukan, kami melakukan apa yang mungkin untuk dilakukan, dan kami melanjutkan. Saya bahagia, mereka bahagia, dan kami memiliki hubungan yang hebat, yang merupakan sesuatu yang selalu saya banggakan,” kata Mourinho.

“Ketika saya meninggalkan klub, saya menjaga hubungan yang sangat baik dengan semua orang, dan United adalah contoh lain dari itu,” pungkas pria yang menjadi manajer Tottenham Hotspur sejak 2019 itu.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250