Kasus Penistaan, PA 212 Minta YouTuber Muhammad Kece Segera Ditangkap

  • Whatsapp
Berbagai laporan dugaan penistaan agama oleh YouTuber Muhammad Kece telah diserahkan ke polisi. Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif, juga meminta agar Muhammad Kece segera ditangkap polisi.
banner 300x250

Havana88 –  Berbagai laporan dugaan penistaan agama oleh YouTuber Muhammad Kece telah diserahkan ke polisi. Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif, juga meminta agar Muhammad Kece segera ditangkap polisi.

“Jadi kami menuntut siapa saja yang menodai agama, dan agama apa pun. Sekarang, ketika ada kritik luas dan viral terhadap Muhammad Kece,” kata Slamet Maarif kepada wartawan di Masjid Baiturrahman Saharjo, Menteng, Jakarta Selatan, Selasa (24/24). ). /8/2021).

Read More

Slamet menyebut kasus Muhammad Kece merupakan pertaruhan polisi. Pasalnya, kasus Muhammad Kece sudah terpantau oleh umat beragama di seluruh Indonesia.

“Ini pertaruhan bagi polisi apakah akan membiarkannya atau diproses karena ini adalah catatan dan dipantau oleh orang-orang beragama di Indonesia,” kata Slamet.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama ia juga menyampaikan beberapa sikap. Diantara mereka:

1. Bahwa kami menuntut agar pemerintah Indonesia khususnya kepolisian dan kejaksaan serta kejaksaan, tegas dan sigap menangkap dan menahan serta mengadili siapapun tanpa kecuali yang menodai agama apapun di Indonesia sesuai dengan amanat UU Anti- penodaan agama sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 1965 dan Pasal 156 KUHP A.

2. Bahwa jika Pemerintah Republik Indonesia dengan sengaja membiarkan para penoda agama, maka jangan salahkan jika umat beragama mengambil langkah sendiri untuk mengadili para penoda agama.

3. Menyerukan kepada seluruh elemen bangsa Indonesia untuk bersama-sama menghentikan penistaan agama.

Diketahui, Bareskrim Polri mulai memproses dugaan penistaan agama oleh Muhammad Kece. Ada dugaan bahwa Muhammad Kece berada di Bali.

Bareskrim mulai mengumpulkan bukti untuk mencari unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

“Dengan munculnya LP tersebut tentunya penyidik Polri telah mengambil langkah, melakukan tindakan kepolisian dengan mengumpulkan barang bukti yang relevan dengan peristiwa yang terjadi,” kata Karo Penmas, Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan. , Senin (23/8/2021).

Bahkan, Polri bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Penyidik akan mengumpulkan video ceramah yang diduga mengandung unsur pidana.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250