Kematian Anak Usia 3-18 Tahun Akibat Covid-19 di Jatim

  • Whatsapp
Han Yi, petugas medis dari Provinsi Jiangsu, bekerja di bangsal ICU Rumah Sakit Pertama Kota Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei, 22 Februari 2020. Para tenaga medis dari seluruh China telah mengerahkan upaya terbaik mereka untuk mengobati para pasien COVID-19 di rumah sakit tersebut.
banner 300x250

Havvana88detik – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jakarta, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, melaporkan, ada sejumlah daerah yang menyumbang kasus kematian anak usia sekolah akibat Covid-19. Sulawesi Utara mencatat angka kematian tertinggi pada anak usia 0 hingga 2 tahun.

“Sulut 6,78 persen,” ujarnya dalam siaran pers yang disiarkan YouTube melalui Sekretariat Presiden, Kamis (7/1/2021).

Read More

Kemudian disusul Nusa Tenggara Barat (NTB) 4,72 persen dan Nusa Tenggara Timur (NTT) 4,35 persen pada rentang usia yang sama. Sedangkan Jawa Timur menempati posisi tertinggi kasus kematian Covid-19 pada rentang usia 3 hingga 6 tahun.

Jawa Timur tercatat 4,6 persen, Riau 0,73 persen, Kepulauan Riau 0,72 persen untuk rentang usia tersebut. Jawa Timur kembali menempati urutan pertama dalam kasus kematian akibat Covid-19 pada anak usia 7 hingga 12 tahun.

“Jawa Timur 4,6 persen, Gorontalo 1,49 persen, Sulawesi Selatan 1,47 persen pada rentang usia 7 hingga 12 tahun,” jelasnya.

Untuk kasus kematian Covid-19, pada rentang usia 13 hingga 15 tahun, Jawa Timur menyumbang 4,96 persen. Disusul Gorontalo 2,08 persen dan NTB 0,85 persen. Posisi serupa juga terjadi pada kasus kematian Covid-19, berusia 16 hingga 18 tahun.

Jawa Timur berkontribusi 4,62 persen, Gorontalo 1,6 persen, dan Aceh 1,35 persen.

“Data ini disampaikan bukan untuk menakut-nakuti, tapi sebagai bentuk transparansi Satgas kepada pemerintah daerah dan masyarakat,” lanjutnya.

Selain dalam bentuk transparansi, data ini juga disampaikan agar menjadi pertimbangan pemerintah daerah sebelum mengeluarkan izin belajar tatap muka di sudut jalan. Wiku berharap wilayah yang pernah mencatat kematian Covid-19 antara usia 0 hingga 18 tahun harus memprioritaskan penanganan pandemi.

“Daerah dengan persentase kasus positif COVID-19 yang tinggi diharapkan fokus dulu pada penanganan pandemi. Jika ada daerah yang merasa siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka harus memahami terlebih dahulu komitmen yang dibutuhkan untuk menerapkan disiplin program kesehatan. dan memiliki strategi yang jelas untuk memulai proses pembelajaran tatap muka, ”ujarnya.

Kasus Covid-19 pada Anak

Sebelumnya, Wiku mengungkapkan, anak usia sekolah menyumbang 8,87 persen dari total kasus positif Covid-19 secara nasional sebanyak 797.723. Data tersebut merupakan hasil analisis dari Satgas Penanganan Covid-19.

“Berdasarkan data analisis Covid-19 pada rentang usia sekolah, diketahui jumlahnya mencapai 8,87 persen dari total kasus nasional,” ujarnya dalam jumpa pers yang disiarkan di Sekretariat Presiden YouTube, Kamis (7/1). ). Dari total kasus positif Covid-19 pada rentang usia sekolah, tingkat pendidikan dasar 7 hingga 12 tahun menempati posisi tertinggi yaitu 29,8 persen. Disusul usia SMA dari 16 sampai 18 tahun sebesar 23,17 persen.

Selanjutnya, usia SMP 13-15 tahun adalah 18,8 persen. Usia Taman Kanak-kanak, yaitu 3 sampai 6 tahun, menempati urutan keempat dengan 14,3 persen. Terakhir, usia PAUD yaitu 0 sampai 2 tahun adalah 13,8 persen.

Wiku mengatakan, ada tiga kelompok usia yang mencatat tren peningkatan kasus Covid-19, yakni Taman Kanak-kanak, PAUD, dan Sekolah Dasar.

“Kenaikannya di atas 50 persen hanya dalam satu bulan,” lanjutnya.

Sedangkan berdasarkan sebaran, sembilan provinsi di Indonesia secara konsisten menempati 10 besar kasus positif Covid-19 tertinggi pada rentang usia sekolah. Yaitu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, dan Banten.

“Dimana DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah secara konsisten menempati urutan keempat teratas di semua kelompok umur dalam rentang usia sekolah,” ujarnya.

Reporter: Supriatin

Sumber: Merdeka

banner 300x250

Related posts

banner 300x250