Kepala Kantor Cabang Pembantu Bank Kaltimtara Gunakan Uang Nasabah Rp 10,7 Miliar Untuk Bermain Judi Bola Online

  • Whatsapp
Kepala KCP Bank Kaltimtara Tega Gelapkan Uang Nasabah Untuk Judi Bola Online
banner 300x250

Havana88detik – Seorang Kepala KCP atau Kantor Cabang Pembantu Bank Kaltimtara yang berlokasi di Sanur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara tega menggunakan uang milik nasabahnya untuk bermain taruhan judi bola online. BI yang berusia 38 tahun tidak tanggung-tanggung dalam menyikat uang nasabahnya karena di menyelundupkan uang sampai Rp 10,7 miliar. AKBP Didik Purwanto sebagai Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kaltara memberikan penjelasannya.

Didik menyampaikan jika BI merupakan seorang pecandu permainan taruhan judi bola online bahkan dalam sehari saja, dia mampu untuk menghabiskan modal sampai Rp 50 juta bahkan juga lebih. Untuk tetap bisa memainkan judi bola tersebut dan memuaskan keinginannya, maka pria yang berprofesi sebagai Kepala KCP tersebut akhirnya gelap mata dan menggunakan uang yang notabennya milik nasabah dan disimpan di dalam brankas. Dikarenakan jabatannya yang tinggi sebagai kepala, maka tidak heran jika dia memegang kunci brankas itu.

Read More

BI memiliki akses untuk melakukan transfer uang nasabah pada rekening miliknya dan kemudian dia menggunakannya utuk melakukan judi bola secara online. Agar semua usaha buruknya ini lancar dan tidak ketahuan oleh perusahaannya sendiri, dia pun kemudian membuat laporan palsu dan melakukan manipulasi data laporan itu untuk dapat mengecoh adanya pemeriksaan rutin yang dilakukan setiap bulan termasuk mencoba mengakali alur atau lalu lintas uang yang ada di dalam kantor cabang yang dia pimpin itu.

Dia sudah melakukan manipulasi laporan termasuk sudah mengguakan uang milik nasabah untuk bermain judi bola sejak Februari hingga Agustus 2020 dan selama kurang lebih 7 bulan itulah, sekitar Rp 10,7 miliar berhasil dia raup dari brankas dan akhirnya apa yang dilakukan oleh BI ini ketahuan oleh Kantor Pusat Bank Kaltimtara. Di bulan September 2020 yang lalu, perusahaan mengirimkan pihak audit dan mereka menemukan adanya kejanggalan dari laporan yang dikirimkan oleh BI.

Terdapat anggaran yang tak dapat dipertanggungawabkan dan tidak sama sekali sesuai dengan kondisi fisik kas termasuk di dalamnya ada indikasi data yang dimanipulasi sehingga Bank Kaltimtara melalui legalnya melaporkan hal ini pada Krimsus Polda Kaltara. Kasus ini pun telah dilimpahkan langsung pada Kejaksaan Tiggi Kalimantan Timur dan dalam waktu dekat akan segera disidangkan. BI yang gunakan uangnya untuk judi bola online pun dijerat oleh pasal 49 ayat 1 huruf a UU No.7 tahun 1992 mengenai perbankan dan diubah UU 10 tahun 98 dengan dilapisi pasal 374 KUHP mengenai penyalahgunaan jabatan dan ancamannya adalah kurungan minimal 5 tahun atau 15 tahun maksimum dan denda Rp 10 miliar.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250