Ketum PPP: Demokrasi Adalah Sistem yang Melayani Semua Aspek Bangsa

  • Whatsapp
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Manoarfa berbicara tentang demokrasi dalam pidato nasionalnya di Dies Natalis ke-50 CSIS. Menurutnya, demokrasi adalah sistem yang melayani semua aspek bangsa.
banner 300x250

Havana88- Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Manoarfa berbicara tentang demokrasi dalam pidato nasionalnya di Dies Natalis ke-50 CSIS. Menurutnya, demokrasi adalah sistem yang melayani semua aspek bangsa.

“Demokrasi bukan melayani segelintir elit yang berkuasa atau yang memilikinya, demokrasi adalah proses pembuktian bahwa tidak seorangpun, tidak seorangpun, tidak seorangpun tertinggal atau tertinggal, tidak seorangpun tertinggal”, ujarnya. Jumat (20/8/2021).

Read More

Suharso mengatakan PPP terpanggil oleh sejarah untuk menegaskan bahwa keutamaan dan keutamaan demokrasi adalah mengorientasikan langkah dan kebijakan kepada rakyat dan bangsa.

“PPP berdasarkan prinsip Islam, rahmatan lil alamin, disebut oleh sejarah untuk membuktikan bahwa fungsi utama demokrasi adalah menyejahterakan rakyat, memuliakan rakyat, dan membangun bangsa,” ujarnya.

Menurut Kepala Bappenas, demokrasi tanpa kemakmuran adalah demokrasi yang gagal. PPP ingin membuktikan bahwa demokrasi adalah buah dengan pohon yang manis.

“Demokrasi pasti wajib menghasilkan kemakmuran, demokrasi tanpa kemakmuran adalah demokrasi yang gagal. PPP disebut oleh sejarah untuk membuktikan bahwa demokrasi adalah pohon dengan buah manis, bukan pohon dengan buah pahit atau racun,” pungkasnya.

Suharso juga menegaskan bahwa demokrasi bukanlah alat untuk memecah belah. Menurutnya, demokrasi harus dijadikan sebagai instrumen untuk saling mendukung dan menebar manfaat.

“Demokrasi bukan alat untuk memecah belah, demokrasi bukan alat untuk mencaci maki, membenci, demokrasi harus dijadikan instrumen untuk saling mendukung, mengagungkan dan membesarkan dengan berlomba-lomba menebar kemaslahatan dan kemaslahatan bagi sesama dan alam semesta,” dia berkata.

Tidak ada kontradiksi antara demokrasi dan Islam

Ia melanjutkan, pihak Ka’bah ingin membuktikan bahwa demokrasi merupakan instrumen untuk bersaing dalam mewujudkan kebaikan. PPP dipanggil untuk membuktikannya.

“PPP mengemban tugas sejarah bersama seluruh elemen bangsa yang terpanggil untuk membuktikan bahwa demokrasi merupakan instrumen atau prosedur untuk bersaing dalam mewujudkan kebaikan dan kebajikan,” ujarnya.

Menurutnya, dalam kerangka itu, tidak ada kontradiksi antara demokrasi dan Islam. Ia mengatakan, demokrasi bukanlah ideologi, melainkan prosedur atau manajemen. Sedangkan Islam adalah sistem nilai yang lengkap dan menyeluruh untuk mengatur kehidupan manusia.

“Islam adalah jendela besar untuk melihat dunia yang seutuhnya bahagia dan batiniah,” pungkas Menteri PPN/Bappenas.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250