Konspirasi Di Barcelona: Kabarnya Real Madrid Ikut Andil Di Balik Kepergian Lionel Messi?

  • Whatsapp
Konspirasi Di Barcelona: Kabarnya Real Madrid Ikut Andil Di Balik Kepergian Lionel Messi?
banner 300x250

Havana88 – Barcelona telah mengumumkan alasan di balik perpisahan mereka dengan bintang Lionel Messi. Namun, beberapa tuduhan liar masih bertebaran di tengah masyarakat hingga saat ini.

Beberapa hari lalu, Barcelona memberikan kejutan besar kepada publik dengan menyatakan bahwa Lionel Messi tidak akan terikat kontrak baru. Artinya, sang bintang bisa saja berlabuh di klub lain musim panas ini.

Read More

Dikatakan sebagai kejutan besar karena, jauh sebelumnya, Barcelona selalu menyatakan keyakinan bahwa mereka bisa memberi Messi kontrak baru. Bahkan di tengah himpitan ekonomi saat ini.

Dalam sebuah pernyataan, Barcelona mengumumkan bahwa Messi tidak akan terikat kontrak baru karena regulasi La Liga. Dimana mereka akan melebihi batas gaji jika nekat merekrut Messi lagi pada musim panas ini.

Gulir ke bawah untuk membaca informasi lebih lanjut.

Joan Laporta Terancam
Tidak semua orang percaya dengan pernyataan Barcelona, ​​termasuk Jaume Llopis sebagai mantan anggota komisi Espai Barca. Ia yakin presiden Real Madrid Florentino Perez berada di balik kepergian Messi.

Ini bukan tentang persaingan, tapi kerjasama. Perez diklaim telah meyakinkan Laporta untuk tidak memberikan Messi kontrak baru dengan CEO Barcelona, ​​Ferran Reverter, sebagai bentuk protes atas kerja sama La Liga dengan CVC.

“CEO [Reverter] mengancam Joan Laporta dengan pengunduran diri, dan dia memiliki kontrak yang ketat, jika dia menandatangani [kesepakatan La Liga] dengan CVC,” kata Llopis kepada Cadena SER.

“Laporta ditekan oleh CEO-nya dan, di sisi lain, Florentino meyakinkannya. Mereka meyakinkannya bahwa dia [Laporta] harus mengeluarkan Messi dan tidak menandatangani kontrak dengan CVC,” lanjutnya.

Karena Liga Super Eropa?
Sebagai informasi, La Liga baru-baru ini mencapai kesepakatan kerja sama dengan CVC Capital Partners terkait penjualan 10 persen saham. 90 persen dari hasil penjualan saham akan dibagikan kepada setiap peserta La Liga.

Barcelona dan Real Madrid mengalokasikan 280 juta euro. Nilai itu seharusnya cukup untuk menjaga Messi. Tapi, di sisi lain, itu akan meratakan proyek Liga Super Eropa yang sedang didesain ulang.

Kesepakatan dengan CVC membuat Barcelona dan Real Madrid tidak punya alasan lagi untuk membangun Liga Super Eropa. Dimana faktor ekonomi selalu menjadi dalih mereka untuk menggelar kompetisi kontroversial tersebut. Real Madrid sendiri telah memprotes keputusan La Liga untuk bekerja sama dengan CVC.

“Laporta diyakinkan oleh Ferran Reverter, CEO baru, bahwa tidak mungkin bekerja sama dengan CVC, dan oleh Florentino Perez, dengan proyek Liga Super Eropa,” pungkas Llopis.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250