MA Tetap Hukum Benny Tjokro-Heru Hidayat Seumur Hidup Di Kasus Jiwasraya

  • Whatsapp
Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Benny Tjokosaputro dalam kasus Jiwasraya. Akibatnya, Benny Tjokro divonis penjara seumur hidup atas kasus korupsi Jiwasraya.
banner 300x250

Havana88 –   Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Benny Tjokosaputro dalam kasus Jiwasraya. Akibatnya, Benny Tjokro divonis penjara seumur hidup atas kasus korupsi Jiwasraya.

“Tolak kasasi Jaksa Penuntut Umum dan Tergugat,” demikian bunyi putusan kasasi yang dimuat di laman Mahkamah Agung, Rabu (25/8/2021).

Read More

Vonis dijatuhkan pada Selasa (24/8) kemarin. Duduk sebagai ketua majelis Suhadi bersama anggota Eddy Army dan Ansori.

Hasilnya, Mahkamah Agung menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan Pengadilan Tinggi Jakarta. Dalam kasus pertama, Benny juga dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Benny Tjokro dinyatakan bersalah melakukan korupsi dan pengayaan dengan bekerja sama dengan tiga mantan pejabat Jiwasraya dan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp. 16 triliun.

Benny juga terbukti bersalah melakukan pencucian uang (TPPU) dalam kasus pengelolaan investasi saham Jiwasraya. Hakim menyatakan Heru Hidayat dan Benny Tjokro terbukti melakukan tindak pidana korupsi bersama mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Persero Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan, dan pengusaha Joko Hartono Tirto.

Kasasi Ditolak, Heru Hidayat Tetap Dihukum Seumur Hidup

Mahkamah Agung (MA) juga menolak kasasi Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Akibatnya, Heru tetap dipenjara seumur hidup terkait kasus Jiwasraya.

“Tolak kasasi Jaksa Penuntut Umum dan Tergugat,” demikian bunyi putusan kasasi yang dimuat di laman Mahkamah Agung, Rabu (25/8/2021).

Putusan dengan nomor perkara 4/Pid.sus-TPK/2021/PT.DKI itu dicabut Selasa (24/8). Duduk sebagai ketua majelis Suhadi bersama anggota Eddy Army dan Ansori.

Hasilnya, Mahkamah Agung menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan Pengadilan Tinggi Jakarta. Pada tingkat pertama, Heru juga dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Heru Hidayat dinyatakan bersalah melakukan korupsi dan pengayaan dengan bekerja sama dengan tiga mantan pejabat Jiwasraya dan menyebabkan kerugian negara lebih dari Rp 10 triliun.

Heru juga terbukti bersalah melakukan pencucian uang (TPPU) dalam kasus pengelolaan investasi saham Jiwasraya. Hakim menyatakan Heru Hidayat dan Benny Tjokro terbukti melakukan tindak pidana korupsi bersama mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Persero Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan, dan pengusaha Joko Hartono Tirto.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250