MUI Pandeglang menyebut ajaran kelompok ‘Hakekok’ itu menyimpang

  • Whatsapp
MUI Pandeglang menyebut ajaran kelompok 'Hakekok' itu menyimpang
banner 300x250

Havana88detik – Warga Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, dikejutkan dengan kehadiran sekelompok orang yang melakukan ritual mandi atau telanjang bersama di rawa-rawa pada Kamis (11/3) sore. Belakangan diketahui bahwa ritual tersebut dilakukan oleh kelompok tersebut berdasarkan ajaran ‘Hakekok Balakasuta’ yang dibawa dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
MUI Pandeglang mengatakan, ajaran kelompok ‘Hakekok’ itu menyimpang. “Jelas menyimpang, sudah keterlaluan. Ritual bugil oleh agama lain itu pasti tidak dibenarkan,” kata Sekretaris MUI Pandeglang Ghaffar Al Hatiri kepada detikcom, Kamis (11/3).

Pemimpin kelompok ini dikenal sebagai Aryani (52). Pria asal Desa Polos, Desa Waringin Kurung, Kecamatan Cimanggung, Pandeglang ini mempelajari ajaran tersebut langsung dari almarhum orang tuanya bernama Supri.

Arya dan kelompoknya yakin mandi atau telanjang bersama di rawa bisa membersihkan diri dari segala dosa dan membuat mereka lebih baik. Sementara itu, orang tua Arya diketahui belajar langsung dari seseorang berinisial E, warga Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Bogor.

“Yang bawa bapak Arya. Dia belajar dari orang-orang di Bogor, tapi rumahnya selalu ada di sini,” kata perempuan berinisial I, warga Kecamatan Cimanggu, Pandeglang, yang merupakan tetangga Arya, Jumat (12/3). / 2021).
Warga kerap mendengar Arya kerap melakukan ritual sesat ini di Kecamatan Cimanggu ke Cigeulis, Pandeglang. Namun, warga tidak bisa membuktikannya karena Arya jarang ada di rumah setiap hari.

“Saya dengar Arya sering melakukan ritual. Tapi saya tidak tahu ritual apa, karena hampir setiap hari dia pergi ke hutan,” kataku.

Polisi menangkap 16 warga Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten. Mereka yang tergabung dalam kelompok ‘Hakekok’ ditangkap karena melakukan ritual yang dicurigai sebagai aliran sesat.

Mereka yang ditangkap bermula saat warga memergokinya mandi dan telanjang bersama di rawa, kolam penampungan air milik perusahaan sawit. Di tengah kegiatan tersebut, seorang pria bernama Aryani memimpin ritual dan ceramah kepada kelompok ‘Hakekok’.

Polisi berkoordinasi dengan beberapa elemen untuk menentukan status aliran kelompok ini. Diantaranya adalah Kejaksaan Negeri (Kejari) MUI Pandeglang.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250