Ojol Bingung Antar Pesanan, Jalan Masuk Jakarta Disekat

  • Whatsapp
Ojol Bingung Antar Pesanan, Jalan Masuk Jakarta Disekat
banner 300x250

Havana88 – Puluhan tukang ojek online (ojol) terpaksa memutar balik di titik sekat Lampiri, Kalimalang, Jakarta Timur.

Mereka bingung. Beberapa di antaranya ingin mengantarkan pesanan dari Bekasi ke Jakarta. Mereka kemudian mencoba mengambil arah berlawanan di Jalan Raya Kalimalang, tetapi dicegah oleh polisi.

Read More

Salah satu tukang ojek yang terpaksa memutar balik, Wahyudi mengaku bingung saat hendak mengantarkan pesanan ke Bintaro, Tangerang Selatan dari arah Bekasi. Perjalanan terhenti karena jalur Bekasi-Jakarta terhalang.

“Saya bingung banget. Bisa masuk sini (Bekasi), kalau mau balik ke sana (Jakarta Timur) enggak bisa,” kata Wahyudi saat ditemui di trotoar Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, Sabtu (2/7).

Wahyudi sudah mengetahui bahwa PPKM Darurat mulai dilaksanakan hari ini. Namun, dia baru mengetahui jalan menuju Jakarta diblokir. Menurut Wahyudi, jika tahu jalan diblokir, dia tidak akan mengambil pesanan.

Wahyudi dan belasan pengendara ojol lainnya berusaha melawan jalan di Jalan Raya Kalimalang untuk melewati jalan tikus. Namun, upaya mereka dicegat oleh polisi. Mereka juga beradu mulut dengan petugas.

“Awalnya mau cari jalan tikus. Tapi takutnya kalau diblokir disitu, apa jadinya, pertanyaannya mau ngapain?” kata Wahyudi.

Sopir ojol lainnya, Hendra bingung. Dia belum menerima informasi bahwa pertigaan Lampiri diblokir. Setelah dipaksa untuk berbalik, dia berkumpul dengan ojol yang lain. Hendra tidak tahu harus ke mana.

Menurutnya, jika harus memutari kawasan Duren Sawit, rute yang akan ditempuhnya akan semakin jauh.

“Bingung, bingung. Harusnya kita menempuh perjalanan 2 kilo, kalau lewat Duren Sawit bisa 6-7 kilo. Kita butuh waktu dan jaraknya lumayan jauh,” kata Hendra.

Pengemudi ojol lainnya, Fiki Martin, mengetahui adanya PPKM Darurat, namun tidak mengetahui bahwa akses ke Jakarta diblokir oleh polisi.

“Saya tidak tahu diblokir di sini,” kata Fiki saat ditemui di trotoar Jalan Raya Kalimalang.

Sebelumnya, Fiki menerima pesanan di Jatiasih untuk diantar ke Jatiwaringin Bekasi. Perjalanannya untuk menyelesaikan perjalanan hanya seperempat jalan. Namun, ia harus berhenti karena pertigaan Lampiri di Jalan Inspeksi Kalimalang terhalang.

Sementara itu, pelanggan sudah menunggu pesanan dikirim. Fiki tidak tahu cara mengirimkan pesanan. Menurut dia, polisi hanya meminta pengemudi untuk berbelok, namun tidak menunjukkan arah yang harus dilalui.

Ditemui terpisah, Kapolres Metro Jakarta Timur Kompol Telly B.W. menuturkan bahwa masyarakat telah mengetahui adanya peraturan PPKM Darurat. Akan tetapi, mereka masih aktif.

Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo Purnomo Yugo menuturkan bahwa pihaknya memblokir 28 titik di batas kota dan tol, 21 titik rawan pelanggaran PPKM, dan 14 titik kontrol mobilitas, serta melakukan patroli penegakan hukum.

Sambodo di Polda Metro Jaya menuturkan bahwa ada 63 titik yang akan di jaga atau di sekat, Jumat (2/7).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250