Pantai Bali Indramayu Sepi, Pengelola-Pedagang Berjuang Melanjutkan Hidup

  • Whatsapp
Pantai Balongan Indah (Bali) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah pengelola dan pedagang mengibarkan bendera putih.
banner 300x250

Havana88 –  Pantai Balongan Indah (Bali) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah pengelola dan pedagang mengibarkan bendera putih. Pasalnya, selama pemerintah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Pantai Indramayu Bali ditutup total.

Kondisi tersebut berdampak pada biaya pemeliharaan pantai. Tak hanya itu, para pedagang juga mengkhawatirkan kelangsungan hidup mereka. Hal ini dikarenakan mayoritas pedagang hanya menggantungkan mata pencaharian kepada wisatawan yang berkunjung ke Bali Indramayu.

Read More

Pantai Indramayu Bali, salah satu pantai paling terkenal di kawasan Pantura Jawa Barat. Sensasi pantura tentu berbeda dengan pantai selatan. Warna pasir pantainya coklat dan ombak lautnya tidak sebesar selatan. Pantai Indramayu Bali menjadi destinasi favorit.

Indramayu – Pantai Balongan Indah (Bali) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah pengelola dan pedagang mengibarkan bendera putih. Pasalnya, selama pemerintah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Pantai Indramayu Bali ditutup total.
Kondisi tersebut berdampak pada biaya pemeliharaan pantai. Tak hanya itu, para pedagang juga mengkhawatirkan kelangsungan hidup mereka. Hal ini dikarenakan mayoritas pedagang hanya menggantungkan mata pencaharian kepada wisatawan yang berkunjung ke Bali Indramayu.

Pantai Indramayu Bali, salah satu pantai paling terkenal di kawasan Pantura Jawa Barat. Sensasi pantura tentu berbeda dengan pantai selatan. Warna pasir pantainya coklat dan ombak lautnya tidak sebesar selatan. Pantai Indramayu Bali menjadi destinasi favorit.

Tak sedikit keluarga yang memilih berlibur di Pantai Indramayu Bali. Sebab, pengelola mendorong Pantai Indramayu Bali menjadi wisata ramah anak. Pengunjung juga tidak hanya bermain di pasir pantai. Pengelola menyediakan segala fasilitas, seperti taman bermain anak, spot selfie, keliling pantai dengan perahu nelayan, dan lain-lain.

Pengelola Pantai Balongan Indramayu Akso Surya Darmawangsa mengaku sempat melakukan pembersihan saat PPKM darurat hingga level. Pengelola dan pedagang Pantai Indramayu Bali sempat melakukan aksi bersih-bersih. Sejumlah fasilitas juga telah disiapkan untuk menyambut kembali kunjungan wisatawan, jika pemerintah telah melonggarkan kegiatan pariwisata ke depan. Sekadar informasi, saat ini pemerintah masih melaksanakan PPKM hingga 9 Agustus mendatang.

“Kalau nanti PPKM dilanjutkan, kita berharap ada jeda. Karena di pantai Bali ada 20 PKL, dan tujuh pedagang yang tidak memiliki kios,” kata Akso.

“Kalau bisa santai sebisa mungkin. Tentu agar PKL dan pelaku wisata lainnya bisa menghidupi keluarganya. Selama ini mereka bergantung pada pariwisata,” imbuh Akso.

Akso mengaku kesulitan membiayai pengelolaan Pantai Indramayu Bali sejak pandemi. Kas pengelolaan pesisir telah terkuras. Di sisi lain, lanjut Akso, banyak pedagang pantai yang mengajukan pinjaman modal untuk menghidupi keluarganya. Namun, Akso mengaku tidak bisa berbuat banyak.

“Banyak yang mau pinjam modal saat pantai dibuka lagi. Uang tunai kami sendiri minus Rp 50 juta, itu bulan lalu. Sekarang kami tidak bisa mengambil pinjaman lagi,” kata Akso.

Pengelola dan pedagang hanya mengandalkan keputusan pemerintah untuk kelangsungan hidup mereka. “Kita hanya bisa bertahan satu bulan lagi. Nanti pariwisata tetap tutup,” imbuh Akso.

Ditanya soal tingkat kunjungan wisatawan, Akso mengaku selama pandemi tingkat kunjungan wisatawan di Pantai Indramayu Bali turun. Sebelum pandemi, kata Akso, setiap akhir pekan lebih dari 1.000 wisatawan mengunjungi Pantai Indramayu Bali.

“Sekarang di masa pandemi, kita kehilangan 80 persen dari 1.000 pengunjung. Harga tiket masuknya relatif murah, hanya Rp 5.000. Rencananya kita naikkan Rp 7.500,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pelaku Pariwisata Indramayu (APPI).

Sementara itu, Umar, seorang pedagang di pesisir Bali, Indramayu, mengaku kelompoknya menghidupi keluarganya. Umar berharap pemerintah tidak memperpanjang PPKM.

“Ya mau dibuka lagi seperti dulu. Sekarang siapa yang mau beli, sedangkan penghasilannya hanya dari sini (jual di pinggir pantai),” kata Umar.

“Sebelum ada pandemi dan aturannya dibatasi bisa Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu. Untuk lebaran dan libur panjang bisa jutaan,” kata Umar.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250