Patimban Tak Kalah Besar Dengan Pelabuhan Singapura

  • Whatsapp
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meyakini Pelabuhan Patimban bisa menyaingi pelabuhan kelas internasional seperti Singapura.
banner 300x250

Havana88detik – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yakin Pelabuhan Patimban bisa bersaing dengan pelabuhan kelas internasional di Shanghai, China, dan Singapura. Syaratnya, operasional logistik di Pelabuhan Patimban harus bekerja sama dengan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kalau bisa bersinergi dengan Pelabuhan Tanjung Priok, maka kita bisa mengalahkan bahkan menyamai Shanghai dan Singapura,” kata Budi Karya saat Public Expose Pelabuhan Patimban yang dimuat secara virtual, Kamis (7/1).

Read More

Menurut Budi Karya, ini bukan harapan yang mustahil. Pasalnya, pengembangan Pelabuhan Patimban ditargetkan memiliki akses yang bagus, yang tidak hanya didukung oleh Pelabuhan Tanjung Priok, tetapi juga dekat dengan Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Majalengka.

Patimban juga menjangkau titik-titik industri di Jawa Barat, seperti Karawang, Sumedang, Majalengka, dan kawasan Rebana lainnya. Patimban juga cukup dekat dengan Pelabuhan Cirebon, sehingga bisa menjangkau logistik di wilayah yang lebih luas.

Sedangkan Tanjung Priok sudah memiliki jalur logistik dari kawasan industri di sekitar Jakarta. Akses ke kedua pelabuhan tersebut juga ditunjang dengan akses darat melalui jalan tol yang membuatnya cepat.

“Ini akan meningkatkan perekonomian dan menjadikan Patimban sebagai pelabuhan penghubung dunia,” tambahnya.

Tak hanya didukung akses yang luas, Budi Karya mengatakan Patimban juga dibangun dengan kekuatan yang besar. Targetnya, Patimban bisa mengoperasikan terminal peti kemas dengan kapasitas 7,5 juta TEUs pada 2027.

Kemudian, Patimban juga dirancang memiliki terminal otomotif dengan kapasitas 600 ribu completely build-up (CBU) per tahun. Patimban juga akan memiliki draft hingga 16 meter.

Artinya kapal-kapal besar bisa mendarat di sini. Indonesia bisa menjadi negara yang dianggap eksportir dunia. Ekspor akan meningkat, terutama untuk pabrik di Karawang dan sekitarnya, ”ujarnya.

Secara total, Patimban akan dibangun di atas lahan seluas 500 hektar (ha). Area tersebut meliputi area pelabuhan, pergudangan, parkir peti kemas, dan perkantoran.

Ia juga meyakini operasi Patimban akan menyerap jutaan tenaga kerja sehingga berdampak pada perekonomian daerah dan nasional. Selain itu, pembangunan Pelabuhan Patimban juga akan dilanjutkan menjadi Kota Maritim Patimban sehingga tercipta peradaban baru bagi masyarakat sekitar.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250