Pembebastugasan Sekda Jepara Karena Ketidakharmonisan Dengan Bupati Jepara

  • Whatsapp
Pembebasan Edy Sujatmiko sebagai Sekda Jepara juga menjadi sorotan DPRD Jepara. Ketidakharmonisan antara Edy dan Bupati Jepara, Dian Kristiandi, juga dipertanyakan.
banner 300x250

Havana88 –  Pembebasan Edy Sujatmiko sebagai Sekda Jepara juga menjadi sorotan DPRD Jepara. Ketidakharmonisan antara Edy dan Bupati Jepara, Dian Kristiandi, juga dipertanyakan.

“Benarkah Sekda Jepara diberhentikan sementara dari jabatannya per 9 Agustus 2021?” tanya anggota DPRD Jepara, A Rofiq usai rapat paripurna di DPRD Jepara, Kamis (12/8/2021).

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Jepara, Haizul Ma’arif yang juga menyoroti pelepasan Edy sebagai Sekda. Haizul mengatakan, permasalahan yang ada bisa dibicarakan dengan kekeluargaan dan musyawarah.

“Kedua, saya kira isu pembebasan sementara saya di sidang paripurna juga dikatakan sementara, artinya secara definitif masih Pak Edy Sujatmiko. Saya juga tidak tahu apa artinya disiplin seperti berita di media. Saya harap agar semua orang bisa mengutamakan asas musyawarah dan kekeluargaan jika ada masalah hal-hal tertentu,” kata Haizul kepada wartawan di gedung DPRD Jepara siang ini.

“Kondusifitas daerah ini bisa terwujud, apalagi di masa pandemi COVID-19, harapannya kita bisa fokus menangani COVID-19. Saya yakin kondusifitas masalah COVID-19 ini tren Jepara semakin hari semakin menurun. siang hari,” lanjutnya.

Di sisi lain, Haizul mengaku pernah mendengar isu ketidakharmonisan antara Bupati Dian Kristiandi dan Sekda Edy Sujatmiko. Ia juga menyarankan agar keduanya bisa membagi tugas dan bekerja sama.

“Saya pernah dengar ada isu (tidak harmonis) makanya saya juga komunikasikan ke bupati, memberi saran ke sekda, kembali ke peraturan, pembagian kewenangan sesuai tugasnya, insyaallah mudah-mudahan segera selesai. Saya sendiri masih bertanya-tanya, disiplin yang berat menuntut apa maksud Anda?” katanya ketika ditanya tentang masalah yang dia dengar.

“Saya menyarankan prosesnya masih berjalan, keputusan sudah diambil, saya belum tahu, semoga ada mediasi yang baik,” katanya.

Haizul juga meminta Pemkab Jepara tidak terlibat dalam polemik pelepasan Sekda. Sebab, dibutuhkan sinergi untuk menghadapi pandemi virus Corona atau COVID-19.

“Bahwa dengan musyawarah keluarga, kondusifitas tetap terjaga. Kami tidak terlibat dalam masalah politik, kami fokus pada masalah pada level penanganan COVID-19 ini,” jelasnya.

Secara terpisah, Bupati Jepara Dian Kristiandi angkat bicara saat ditanya soal pelepasan Sekda Jepara. Andi, sapaan akrabnya hanya membenarkan bahwa Edy diberhentikan dari tugasnya sebagai Sekda Jepara.

“Serupa dengan informasi yang ada, jawabannya sudah cukup,” jawab Andi saat hadir dalam rapat paripurna DPRD Jepara siang ini.

Usai rapat paripurna DPRD Jepara, Andi langsung meninggalkan gedung perwakilan rakyat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) belum mengungkap pelanggaran berat yang dilakukan Edy selaku Sekda Jepara. Menurut dia, Edy masih dalam tahap awal penyidikan terkait dugaan pelanggaran disiplin kategori berat.

“Soal disiplin berat, saya belum berani membukanya karena dalam rangka ujian,” kata Kepala BKD Daerah Kabupaten Jepara, Ony Sulistijawan

banner 300x250

Related posts

banner 300x250