Pemblokiran Situs Aisha Weddings Oleh Kominfo Yang Diminta NasDem

  • Whatsapp
Aisha Weddings
banner 300x250

Havana88detik – Ketua DPP Partai NasDem Amelia Anggraini meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir situs jasa penyelenggaraan pernikahan Aisha Wedding.

Menurutnya, situs wedding organizer (WO) tersebut telah melanggar aturan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dengan menawarkan paket nikah bagi perempuan usia 12 hingga 21 tahun.

Read More

“Makanya saya minta pemerintah, khususnya Kominfo, segera menutup situs tersebut. Yang jelas WO melanggar aturan,” kata Amel dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (21/10).

Ia melanjutkan, perkawinan di bawah umur terkena sejumlah regulasi mulai dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Perkembangan Keluarga.

Berawal dari itu, menurutnya, situs Aisha Weddings berpotensi memuat banyak artikel.

“Sangat jelas melanggar sejumlah aturan,” ujarnya.

Amel juga menyampaikan bahwa masalah kesehatan reproduksi perlu mendapat perhatian penting dalam perkawinan di usia 12 tahun. Alat reproduksi wanita pada usia tersebut masih dalam perkembangan seiring dengan usia dan kematangan fisik.

“Kita sebagai orang tua harus arif dan bijak. Mengingat kesehatan reproduksi dan kesehatan jiwa anak harus menjadi pertimbangan prioritas orang tua untuk menikahkan anaknya,” ujarnya.

Pernikahan Aisha menuai kritik setelah menganjurkan pernikahan muda dengan wanita Muslim. Selain itu, Aisha Wedding juga memfasilitasi poligami dan nikah siri.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan telah melaporkan Pernikahan Aisha ke Mabes Polri karena dinilai meresahkan.

Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak Jasra Putra meminta pertanggungjawaban Aisha Wedding atas informasi yang disampaikan di website pernikahannya, khususnya mengenai pernikahan muda.

Terkait kasus Pernikahan Aisha sudah kami laporkan ke Unit PPA Mabes Polri untuk dilakukan penyidikan terhadap wedding organizer ini, kami laporkan karena memberikan informasi yang mengganggu dan bertentangan dengan regulasi yang berlaku, ”kata Jasra saat dihubungi CNNIndonesia. com, Rabu (10/2).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250