Pemerintah Thailand Membebaskan Tanaman Ganja Untuk Pengobatan

  • Whatsapp
Ilustrasi daun ganja
banner 300x250

Havana88detik – Pemerintah Thailand telah mulai mempromosikan ganja sebagai tanaman yang dapat dibudidayakan untuk tujuan pengobatan.
Mereka juga mengizinkan petani yang menanamnya untuk menjual hasil panen mereka untuk mendapatkan penghasilan.

“Setiap orang berhak menanam ganja untuk tujuan medis dan menjadi mitra rumah sakit daerah,” kata Wakil Juru Bicara Pemerintah Thailand Traisulee Traisoranakul di Bangkok, seperti dilansir Reuters, Senin (22/2).

Read More

Menurut Traisoranakul, petani yang berminat menanam ganja bisa mengajukan izin dari pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat atau badan usaha desa, serta tenaga medis modern dan tradisional (dukun).

“Saat ini sudah ada 2.500 warga dan 251 RSUD yang telah menanam sekitar 15 ribu tanaman ganja. Kami berharap tanaman ganja dan rami bisa menjadi pendapatan utama petani selain dari tanaman budidaya lainnya,” kata Traisoranakul.

Kebijakan itu dilakukan setelah pemerintah Negeri Gajah Putih mencabut ganja dan rami dari daftar narkotika.

Selain sebagai obat, Traisoranakul mengatakan ganja juga bisa diramu atau dijadikan menu makanan asalkan disetujui oleh produsennya.

Ia mengatakan untuk memperluas peluang bagi mereka yang ingin terlibat dalam bisnis ganja di Thailand, Traisoranakul mengatakan Medical Marijuana Institute akan mengadakan seminar bagi investor dan masyarakat pada bulan ini.

Untuk memberikan kepastian bagi petani, organisasi farmasi Thailand, Government Pharmaceutical Organization, menyatakan bahwa mereka akan membeli kandungan cannabidiol (CBD) minimal 12 persen hasil petani dari badan usaha desa dengan harga USD1.500 (sekitar Rp 21). juta) per kilogram.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250