Pengacara Teddy Menjelaskan Bahwa Ada Harta Warisan Bersama Almarhum Lina

  • Whatsapp
Pengacara Teddy Menjelaskan Bahwa Ada Harta Warisan Bersama Almarhum Lina
banner 300x250

Havana88detik – Pengacara Teddy, Ali Nurdin, menjawab bahwa ada aset bersama antara almarhum Lina Jubaedah dan Teddy. Sebagai suami sah, Teddy dan putranya Bintang berhak atas warisan.
Ali Nurdin juga menjelaskan tentang aset bersama antara Teddy dan Lina Jubaedah. Selama pernikahan mereka, Teddy juga membawa harta karun.

Salah satu aset yang biasa dibicarakan adalah rumah kontrakan di Bandung. Ali Nurdin menjelaskan tentang persewaan.

“Saya tidak terlalu tahu tentang sewa, tapi yang tidak saya salah adalah saudara Teddy. Kalau tidak salah kan itu milik masing-masing sebelum pernikahan,” kata Ali Nurdin saat ditemui di Jakarta belum lama ini.

Ali Nurdin menjelaskan bahwa dalam perkawinan, jika tidak ada kesepakatan untuk memisahkan harta, maka harta akan dipegang masing-masing. Bagi Bintang, anak tunggal Lina dan Teddy juga sudah diatur dalam undang-undang tentang ahli waris.

“Karena jika seseorang A kawin dengan B tanpa ada kesepakatan untuk memisahkan harta itu, maka harta itu dikuasai masing-masing. Misalnya kita tidak boleh melebihi dan mengurangi perhitungannya, karena ada undang-undang yang mengaturnya,” jelas Ali Nurdin.

Ia juga menyebutkan bahwa Teddy menikah secara resmi dengan agama dan negara setelah Lina Jubaedah bercerai dari Sule. Karenanya, Teddy juga merupakan pewaris almarhum Lina.

“Misal ibunya meninggal, Teddy bisa dapat berapa persentasenya sebagai suami, lalu turun ke persentasi anaknya itu sudah ada aturannya. Jadi tidak perlu takut Teddy akan selingkuh. kami mengikuti semua aturan hukum, “janji Ali Nurdin.

Dilansir dari kanal YouTube Investigasi Intens, Teddy bercerita tentang asetnya senilai Rp. 650 juta yang dia dapatkan selama bekerja di Amerika dan Jepang.

“Kalau suami istri campur, itu wajar. Tapi dari sisi keluarga almarhum, dia merasa baru tinggal dengan saya. Padahal saya bekerja di Amerika selama 7 tahun, di Jepang selama 3 tahun,” kata Teddy.

Dilansir dari kanal YouTube Investigasi Intens, Teddy bercerita tentang asetnya senilai Rp. 650 juta yang dia dapatkan selama bekerja di Amerika dan Jepang.

“Kalau suami istri campur, itu wajar. Tapi dari sisi keluarga almarhum, dia merasa baru tinggal dengan saya. Padahal saya bekerja di Amerika selama 7 tahun, di Jepang selama 3 tahun,” kata Teddy.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250