Polisi Luruskan Narasi Pengibaran Bendera Merah Putih Di PIK Dilarang

  • Whatsapp
Peristiwa pemblokiran pengibaran bendera Merah Putih di Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi sorotan. Sejumlah video yang beredar mengisahkan polisi melarang pengibaran bendera Merah Putih di PIK.
banner 300x250

Havana88 –    Peristiwa pemblokiran pengibaran bendera Merah Putih di Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi sorotan. Sejumlah video yang beredar mengisahkan polisi melarang pengibaran bendera Merah Putih di PIK.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan video yang beredar itu tidak benar. Ia menegaskan, pihaknya tidak pernah melarang warga mengibarkan bendera Merah Putih.

Read More

Guruh mengatakan bukan pengibaran bendera Merah Putih yang dilarang partainya, melainkan kegiatan yang berpotensi mendatangkan massa. Ia menilai kegiatan pengibaran bendera merah putih di PIK dinilai mampu menarik warga untuk datang dan berkumpul di lokasi.

“Yang kita larang adalah berkerumun dan kita tidak ingin terjadi klaster baru, intinya seperti itu, bukan kita melarang mereka mengibarkan bendera, itu salah,” katanya.

“Kalau mereka mengibarkan bendera di sana, pasti akan ramai. Nah, ini yang tidak kita inginkan karena saat ini di Jakarta penularan (COVID-19) sudah turun. Jangan sampai ada kumpul-kumpul. ada yang akhirnya naik lagi (kasus positif COVID). Kita antisipasi,” imbuhnya.

Terkait aksi terhadap pembuat video yang berkisah tentang pelarangan pengibaran bendera Merah Putih di PIK tersebut, Guruh tidak berkomentar. Dia hanya menegaskan kembali video itu tidak benar.

“Yang penting kita klarifikasi bahwa berita itu tidak benar,” katanya.

Sebelumnya, video berisi aksi pemblokiran pengibaran bendera Merah Putih di kawasan PIK, Jakarta Utara. Dari video yang beredar, terlihat petugas polisi dan TNI berjaga-jaga memblokir area jembatan PIK.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (17/8), sekitar pukul 09.00 WIB dan disebut-sebut dilakukan oleh organisasi Laskar Merah Putih (LMP). Aparat kepolisian dan TNI terlihat berjaga di jembatan PIK menghadang massa. Perekam video viral menyayangkan penyergapan oleh polisi.

“Menangis di hari kemerdekaan kita dihadapkan pada situasi seperti ini. Mau jadi apa kita di negeri ini. Di sini kita di PIK. Tapi malah begini, bagaimana mungkin hari kemerdekaan ini tidak digelar Merah Putih. Aneh, kami hanya ingin berfoto,” kata perekam video yang dilihat detikcom, Rabu (18/8).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250