Polisi Menetapkan Anak Akidi Tio, Heriyanti, Sebagai Tersangka Terkait Bantuan Rp 2 triliun

  • Whatsapp
Polisi menetapkan anak Akidi Tio, Heryanti, sebagai tersangka terkait pemberian bantuan senilai Rp 2 triliun itu. Kasus ini bermula ketika keluarga Akidi Tio menerbitkan dana hibah sebesar Rp 2 triliun untuk penanganan Corona.
banner 300x250

Havana88Polisi menetapkan anak Akidi Tio, Heryanti, sebagai tersangka terkait pemberian bantuan senilai Rp 2 triliun itu. Kasus ini bermula ketika keluarga Akidi Tio menerbitkan dana hibah sebesar Rp 2 triliun untuk penanganan Corona.

Diketahui, bantuan tersebut diberikan oleh keluarga Akidi Tio yang mengaku sebagai pengusaha asal Aceh. Dana yang fantastis itu untuk penanganan pandemi di Sumsel.

Read More

Dana fantastis itu diserahkan kepada Kapolres Sumsel Irjen Eko Indra Heri pada Senin (26/7) di Ruang Rekonfu Polda Sumsel. Acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sumsel Herman Deru dan Danrem Garuda Dempo (Gapo) Brigjen Jauhari Agus Suraji, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy, serta pejabat penting lainnya dari Sumsel. Polisi.

Namun, seminggu kemudian, putri Akidi Tio, Heriyanti, menjadi tersangka terkait bantuan tersebut. detikcom merangkum beberapa kilas balik kasus bantuan ini:

Kepercayaan dari mendiang Akidi Tio

Pemberian dana sebesar Rp 2 triliun itu diklaim sebagai amanah dari mendiang pengusaha bernama Akidi Tio. Demikian disampaikan dokter keluarga sekaligus perwakilan keluarga pengusaha, Prof. dr. Hardi Darmawan.

“Dia (almarhum) ada 7 orang. Semua anaknya sudah sukses. Mereka memberikan bantuan ke Polda Sumsel karena Pak Eko sudah lama kenal almarhum dan keluarganya,” kata Hardi.

COVID-19 Donasi Rp 2 Triliun untuk Penanganan COVID-19

Hardi berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Sumsel dalam penanganan COVID-19 yang saat ini masih terus meningkat.

“Untuk realisasi donasi ini kami serahkan sepenuhnya kepada Polda Sumsel. Bisa untuk kebutuhan vaksinasi, pengobatan pasien COVID-19, kebutuhan oksigen, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kapolda Sumsel mengaku mengenal pendonor itu saat masih bertugas di Aceh. Bantuan akan diberikan untuk pencegahan COVID-19, khususnya bagi warga terdampak PPKM.

“Dana itu diberikan oleh salah satu anggota keluarga yang saya kenal saat masih bertugas di Aceh. Dan sekarang dia ingin membantu warga Sumsel yang terdampak COVID-19,” kata Irjen Eko Indra, Senin (26/7/2021).

Bentuk Tim Khusus Kelola Donasi Covid Rp 2 Triliun

Irjen Eko mengatakan, bantuan yang diterima merupakan amanah yang cukup berat. Untuk itu, Eko menegaskan dana tersebut akan dikomunikasikan dengan semua pihak agar cepat disalurkan kepada orang yang tepat.

“Tanggung jawab kami adalah menyalurkan niat baik keluarga almarhum Akidi Tio agar bisa tersampaikan kepada masyarakat. Tentunya kami tetap mengikuti prosedur hukum yang ada,” kata Irjen Eko.

Irjen Eko akan membentuk tim khusus untuk mengelola donasi tersebut. Pihaknya akan bekerja sama dengan Polda Sumsel dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel agar proses pendistribusian tetap tepat sasaran dan sesuai dengan harapan keluarga almarhum Akidi Tio.

“Kami akan memberikannya kepada orang-orang yang pantas mendapatkannya,” katanya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250