Polisi Minta 6 Begal Ambulans COVID-19 Di Bengkulu Serahkan Diri

  • Whatsapp
Polisi meminta enam pelaku pembajakan mobil ambulans yang mengangkut pasien COVID-19 di Bengkulu untuk menyerahkan diri. Polisi mengatakan mereka akan terus memburu para pelaku sampai mereka tertangkap.
banner 300x250

Havana88 –  Polisi meminta enam pelaku pembajakan mobil ambulans yang mengangkut pasien COVID-19 di Bengkulu untuk menyerahkan diri. Polisi mengatakan mereka akan terus memburu para pelaku sampai mereka tertangkap.

“Saya minta dan imbau kepada enam pelaku lainnya yang masih buron untuk segera menyerahkan diri ke polisi, karena kemanapun kalian lari kami akan tetap memburu kalian,” kata Kasubag Humas Polres Bengkulu Kombes Sudarno saat dihubungi, Sabtu. (7/8/2021).

Read More

Sudarno mengatakan para pelaku tidak lagi tinggal di rumahnya. Para pelaku bersembunyi di kebun mereka sendiri yang jauh dari pemukiman penduduk.

“Pelaku bersembunyi di kebun milik pelaku dan kebun mereka jauh dari pemukiman,” kata Sudarno.

Sudarno kembali mengingatkan enam pelaku lainnya untuk segera menyerahkan diri.

“Kami juga meminta agar masyarakat yang mengetahui keberadaannya segera melaporkan ke polisi terdekat,” pungkas Sudarno.

1 Pelaku Ditangkap

Polisi melumpuhkan satu dari tujuh tersangka pelaku pemenggalan kepala ambulans yang mengangkut pasien COVID-19 di Bengkulu. Polisi masih memburu enam pelaku lainnya.

“Satu orang yang ditahan adalah DS (21), ditangkap oleh tim gabungan saat bersembunyi di sebuah taman di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Sindang Kelingi,” kata Kapolsek Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno seperti dilansir Antara, Jumat (6/6). /8/2021).

DS yang buron selama sebulan ini ditangkap pada Jumat (6/8) sekitar pukul 04.00 WIB. Tersangka DS harus dilumpuhkan oleh petugas gabungan Opsnal Polres Rejang Lebong dan petugas dari Polsek Padang Ulak Tanding (PUT) dengan timah panas karena melawan dan berusaha kabur saat hendak ditangkap.

Pengemudi dan petugas kesehatan dirampok

Diketahui, Sabtu (3/7), mobil ambulans milik Pemkab Rejang Lebong Bengkulu dirampok di perbatasan Bengkulu dan Sumatera Selatan (Sumsel), tepatnya di kawasan Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau sekitar pukul 01.06 WIB.

Ambulans baru saja selesai mengantarkan pasien COVID-19 dari Kabupaten Rejang Lebong ke sebuah rumah sakit di Kota Lubuklinggau. Ban mobilnya pecah dan berhenti di Desa Curup, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Saat pengemudi ambulans sedang mengganti ban, tujuh pria datang berpura-pura menawarkan bantuan. Namun, sesaat kemudian, dia malah mengacungkan pisau dan meminta sopir dan perawat yang menunggu di dalam mobil untuk menyerahkan barang-barang berharga mereka.

Geng gangster merampas dua ponsel dan Rp. 150.000 dalam bentuk tunai serta beberapa peralatan medis lainnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250