Polisi Tangkap 3 Kurir 45 Kg Sabu Saat Razia PPKM di Labusel

  • Whatsapp
Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumatera Utara), menangkap tiga kurir narkoba di Labuhanbatu Selatan (Labusel). Sebanyak 45 kg sabu yang disita.
banner 300x250

Havana88 –   Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumatera Utara), menangkap tiga kurir narkoba di Labuhanbatu Selatan (Labusel). Sebanyak 45 kg sabu yang disita.

Barang haram tersebut diduga dibawa dari Aceh ke Riau menggunakan dua mobil. Setiap mobil berisi dua orang.

Read More

“Dari Innova ditemukan 20 bungkus lakban kuning dari bawah jok belakang dan 10 bungkus di dalam ban penyerap. Sedangkan dari Honda Brio ditemukan 1 goni plastik dari bagasi belakang berisi 15 bungkus lakban kuning,” kata Kapolsek Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, di Mapolres Labuhanbatu. , Selasa (10/8/2021).

Deni mengatakan penangkapan dilakukan pada Rabu (28/7). Penangkapan dilakukan oleh personel Polsekta Kotapinang saat patroli untuk menegakkan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM.

“Jadi sebelumnya kami mendapat informasi dari pemilik mobil. Saat mengetahui kedua mobil itu sudah meninggalkan Banda Aceh, dia heran. Kemudian saat patroli PPKM, petugas melihat ada mobil yang berhenti di pinggir jalan. Ternyata bahwa mobil ini sesuai dengan informasi yang kami terima. Jadi petugas kemudian memeriksanya,” kata Deni.

Polisi kemudian membawa tiga orang dan dua mobil tersebut ke Polsek Kotapinang. Setelah digeledah, ditemukan 45 kg sabu di dalam mobil.

“Jadi awalnya ada empat orang. Tapi ketika mesin salah satu mobil mati, tersangka pergi mencari mekanik. Nah, dia mencari mekanik ini, personel menemukan mobil ini. Akhirnya karena itu, dia berhasil melarikan diri,” kata Deni.

Ketiga tersangka yang ditangkap adalah R (22), J (21), dan SR (22). Sementara satu tersangka lainnya, AR (30), masih dalam pengejaran polisi.

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu, mengatakan para tersangka mengaku diperintahkan oleh seseorang berinisial D yang berdomisili di Aceh. Mereka dijanjikan gaji Rp. 15 juta per kg sabu yang dikirim.

“Jika berhasil, mereka akan mendapat gaji Rp 675 juta. Dibagi empat, masing-masing mendapat Rp 168 juta,” kata Martualesi.

Para tersangka mengaku baru diberi uang Rp 10 juta oleh D. Uang itu dikirim ke rekening milik AR yang sudah ditetapkan buronan Polsek Labuhanbatu.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) angka 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250