PSI Sebut Pernyataan Giring Bukan Penyebaran Kebencian ke Anies Baswedan

  • Whatsapp
Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ) DPP Nanang Priyo Utomo menyatakan pernyataan Pj Ketua Giring Ganesha terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang viral merupakan pengungkapan kebenaran, bukan menyebarkan kebencian.
banner 300x250

Havana88- Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ) DPP Nanang Priyo Utomo menyatakan pernyataan Pj Ketua Giring Ganesha terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang viral merupakan pengungkapan kebenaran, bukan menyebarkan kebencian. Menurutnya, apa yang disampaikan Giring merupakan fakta yang harus diketahui publik.

“Ini sangat jelas bukan penyebaran kebencian, tetapi pengungkapan kebenaran. Ini juga merupakan pendidikan politik bagi masyarakat untuk benar-benar berhati-hati dalam memilih pemimpin,” kata Nanang dalam keterangan tertulis, Kamis (23/9/2021). ).

Read More

Menurut Nanang, ada inkonsistensi yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Seperti alokasi anggaran untuk penyelenggaraan balap mobil listrik atau Formula E.

“Dia bilang peduli dengan pandemi, tapi ada anggaran yang dialokasikan untuk Formula E hampir Rp 1 triliun. Jika dia benar-benar peduli, uang sebanyak itu akan digunakan untuk menangani pandemi dan membantu orang-orang yang terkena dampak,” katanya. dikatakan.

Selain itu, kata dia, pernyataan Giring itu sejalan dengan sikap Fraksi PSI DPRD DKI terkait hak interpelasi Formula E.

“Pernyataan Bro Giring itu menggarisbawahi dan mendukung langkah teman-temannya di DPRD yang mengusulkan interpelasi,” jelasnya.

Giring Sebut PSI Tak Mau Gulingkan Anies Lewat Interpelasi

Sebelumnya, Pj Ketua Umum PSI Giring Ganesha menegaskan, kritik kerasnya terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bukanlah langkah untuk menjatuhkan. Ia juga menegaskan langkah interpelasi yang digagas PSI bukanlah langkah untuk mencopot Anies dari posisinya.

“Sekali lagi, PSI tidak ingin menggulingkan Gubernur Anies melalui hak interpelasi, karena bertanya adalah hak konstitusional,” kata Giring kepada merdeka.com, Selasa (21/9/2021).

Hanya saja, kata Giring, kritik pedas yang berujung pada kebohongan publik Anies terhadap Formula E karena rencana Anies sangat berbeda dengan kondisi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Kasus Formula E adalah contoh kebohongan yang paling langsung dan jelas yang dipimpin Gubernur Anies. Ketika masyarakat DKI Jakarta kehilangan pekerjaan, ada anggota keluarga yang meninggal atau bahkan terinfeksi Covid 19, uang pajak mereka justru digunakan untuk Acara balap mobil Formula E,” tegasnya.

Bagi Giring dan PSI, desakan Anies menggelar Formula E merupakan pengkhianatan terbesar bagi masyarakat yang berjuang melawan pandemi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250