Senjata Api Milik Pasukan Laskar FPI Bukan Pabrikan

  • Whatsapp
Senjata Api Milik Pasukan Laskar FPI Bukan Pabrikan
banner 300x250

Havana88detik – Mabes Polri masih menyelidiki kasus enam anggota pasukan paramiliter FPI yang tewas di tol Jakarta-Cikampek (Japek) Km 50 itu. Polisi menyebut senjata api (senpi) yang diduga digunakan pasukan FPI dalam baku tembak di tol Japek adalah senjata non-manufaktur.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengatakan, pihaknya sudah selesai melakukan uji balistik terhadap dua senpi tersebut. Asal usul senjata api yang diduga milik laskar FPI, kata Andi, tidak jelas.

“Penyidik lebih fokus pada fakta penggunaannya. Kalau asal tidak jelas, karena hasil pemeriksaan ahli balistik menyebutkan bahwa kedua senjata yang digunakan pasukan FPI itu bukan senjata pabrikan,” kata Andi Rian saat dihubungi. , Minggu (20/12/2020)

Read More

Pakar balistik menyebutnya senjata non pabrikan, katanya. Andi menjawab pertanyaan apakah senjata yang dimiliki laskar FPI adalah senjata rakitan atau bukan.

Sebelumnya, Bareskrim Polri sudah menerima hasil otopsi enam anggota pasukan paramiliter FPI yang merupakan pengikut Habib Rizieq Shihab (HRS) yang tewas. Dari hasil otopsi yang diterima penyidik, terdapat 18 luka tembak di sekujur tubuh.

“Secara umum ada 18 (delapan belas) luka tembak,” kata Brigjen Andi Rian Djajadi saat dimintai konfirmasi, Jumat (18/12).

Andi mengatakan, hasil otopsi jenazah enam anggota tentara FPI sudah diterima tim penyidik pekan lalu. Andi mengatakan, dari hasil otopsi yang diterima, tidak ada tanda-tanda kekerasan lain di tubuh.

“Sudah sejak pekan lalu (hasil otopsi). Tidak ada tanda-tanda kekerasan lain di sekujur tubuh,” ujarnya.

Sementara itu, FPI mengklaim terdapat lebih dari 18 luka tembak di tubuh enam anggota laskar FPI.

“Dari jenazah kami melihat lebih dari 18 tembakan,” kata juru bicara FPI Slamet Ma’arif kepada detikcom, Jumat (18/12/2020).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250