Sheldon Adelson Pernah Jualan Koran Sebelum Jadi Raja Judi

  • Whatsapp
Sheldon Adelson, Raja Judi yang Dulu Pernah Berjualan Koran Untuk Menyambung Hidup
banner 300x250

Havana88detik – Meskipun telah meninggal dunia kurang lebih satu bulan yang lalu karena sakit yang dideritanya di usia 87 tahun, raja judi Sheldon Adelson masih menjadi sosok yang tidak dapat dilupakan begitu saja bahkan oleh mereka yang menyukai permainan judi sejak dulu. Bagaimana tidak? Beliau merupakan salah satu orang terkaya di seluruh dunia termasuk di dalam dunia judi. Dia adalah bos pemilik Las Vegas Sands yang merupakan rumah judi sekaligus resorts.

Namun tidak ada yang pernah menyangka bahwa Sheldon Adelson yang dinilai sebagai orang paling sukses itu justru dulunya merupakan penjual koran. Seperti yang dilansir oleh Forbes, kekayaan beliau yang ditinggalkan ketika dirinya tutup usia adalah sekitar US$ 35,1 miliar atau setara dengan Rp 495 triliun. Meskipun beliau merupakan orang kaya, tapi itu tidak membuatnya seolah menjadi orang yang sombong. Dia selalu melindungi seluruh pegawainya. Bahkan dia tetap membayarkan upah full pada mereka semua meskipun perusahaan tidak untung akibat Covid-19.

Read More

Forbes juga melansir bahwa Adelson ini merupakan orang yang paling kaya di dunia judi bahkan mampu melewati sejumlah pebisnis terkenal lain di dunia judi termasuk casino dunia seperti Teddy Sagi yang berasal dari Israel, Johann Graf dari Austria, Denise Coates dari Inggris dan juga Lui Che Woo dari Hongkong. Di wilayah AS sendiri, Adelson adalah orang terkaya di Los Angeles dan juga di seluruh Nevada. Kekayaan yang diperolehnya itu semua merupakan usaha sendiri bahkan Adelson dulu merupakan orang yang kurang mampu.

Seperti yang dilansir oleh Las Vegas Review-Journal, Adelson ini adalah anak seorang imigran dengan penghasilan rendah. Di usianya yang ke-12 tahun dulu, dia bahkan menjual koran ketika tinggal di Boston. Saat sukses, dia menjadi bos media termsuk pemilik dari Las Vegas Review-Journal. Las Vegas Sands tidak hanya berpusat di Las Vegas saja sebab dia masih memiliki properti lain di Singapura dan Makau. Seperti yang dilansir oleh Business Insider, Las Vegas Sands berhasil meraih untung sekitar US$ 13,7 miliar di tahun 2019.

Akan tetapi, pusat judi di Makau terkena dampak yang sangat berat ketika Covid-19 menyerang dan casino di Nevada pun juga tutup pada bulan Maret 2020 yang lalu. Meski demikian, Sheldon Adelson tetap memberikan gaji full untuk 10 ribu pegawai di Las Vegas Sands dan juga 1200 pegawai di restoran dalam resort miliknya itu.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250