Tak Temukan Pasien Covid-19 Meninggal di Taxi

  • Whatsapp
Dinkes Kota Depok tak temukan identitas warga positif Covid-19 yang meninggal dunia di taksi online setelah ditolak 10 RS. Ilustrasi
banner 300x250

Havana88detik – Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita, mengatakan belum menemukan identitas WNI positif virus corona (Covid-19) yang diduga meninggal di dalam taksi setelah ditolak 10 rumah sakit (RS).

Novarita mengatakan, sejumlah pihak yang dimintai keterangan enggan mengungkap identitas pasien tersebut. Karenanya, pihaknya belum bisa menindaklanjuti informasi tersebut.

Read More

“Sumber tidak memberikan identitasnya. Apa yang ada di tulisan, jadi bagaimana klarifikasi mau gimana,” kata Novarita melalui telepon kepada CNNIndonesia.com, Kamis (21/1).

Novarita menyatakan, pihaknya juga belum menerima laporan resmi terkait dugaan WNI positif Covid-19 yang tewas di dalam taksi. Ia mengaku mendapat informasi tersebut dari pemberitaan di media.

Menurut Novarita, pihaknya belum bisa memastikan keabsahan informasi tersebut karena belum menemukan identitas warga yang dimaksud.

“Kami tidak bisa mendapatkan datanya, kami tidak tahu identitas pasien. Harus klarifikasi dulu atau tidak. Siapa dia jadi kami tahu kronologisnya,” ujarnya.

Di sisi lain, Novarita mengaku tingkat okupansi rumah sakit khusus pasien Covid-19 di Depok sudah menyentuh lebih dari 80 persen.

Menurut dia, pihaknya sudah mengimbau sejumlah rumah sakit menambah ruang perawatan. Namun, dia belum bisa memastikan jumlah ruang perawatan yang ditambahkan oleh masing-masing rumah sakit.

“Sedangkan untuk laporan rumah sakit, kemarin kami berkomitmen menambah, jadi ada satu, dua, dan delapan rumah sakit yang berbeda,” ujarnya.

Sebelumnya, LaporCovid19 menyebutkan seorang warga yang tinggal di Depok meninggal dunia setelah ditolak oleh 10 rumah sakit setelah dinyatakan positif Covid-19. Informasi tersebut diperoleh dari keluarga pasien.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250