Tanah Longsor di Kemang Timur Akibat Hujan Berintensitas Tinggi

  • Whatsapp
Ilustrasi penanganan longsor di Jakarta
banner 300x250

Havana88detik – Longsor melanda empat hingga lima rumah di Jalan Kemang 11 RT12 / 03 Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan akibat curah hujan tinggi pada Sabtu (20/2) dini hari.

“Tidak ada korban,” kata Lurah Bangka Novia Arnita, Sabtu malam, seperti dikutip Antara.

Read More

Novia mengatakan, pihaknya membutuhkan alat berat untuk mempercepat evakuasi rumah-rumah roboh yang terkena longsor.

“Sedangkan PPSU membantu dengan alat seadanya,” kata Novia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Budi Setiawan mengatakan di wilayahnya ada 33 ruas jalan yang tergenang air saat hujan melanda DKI Jakarta dan sekitarnya.

Lokasi jalan yang tergenang banjir adalah Jalan Swadarma, Jalan M Saidi Raya, ITC Cipulir, Jalan Gandaria V, Jalan Moh Kahfi II, Jalan Pemuda Srengseng Sawah, Jalan Manggarai Utara 4, Jalan Kapten Tendean, Gang Langgar, Jalan Bank, dan Jalan Pulo.

Kemudian Pangeran Antasari, Jalan Puri Sakti I, Jalan Kemang Utara IX atau Pasar Kambing, Jalan Pondok Karya, Pasar Buncit, Jalan Pela Mampang, Jalan Bina Warga, Jalan Mampang Prapatan, dan Jalan Duren Bangka.

Lokasi lainnya yaitu Jalan TB Simatupang, Jalan Benda Bawah Cilandak Timur, Jalan Tol Ampera I, Jalan Pejaten Raya, Jalan Warung Buncit, Jalan Gatot Subroto depan LIPI, Jalan Pondok Jaya, Jalan Kemang Raya, Jalan Al Makmur, dan Jalan Pejaten Desa.

Sebelumnya, data Sabtu pukul 12.00 WIB menyebutkan, terdapat 48 lokasi banjir di wilayah Jakarta Selatan dan 5.655 orang mengungsi di beberapa tempat.

Selain itu, berdasarkan informasi dilaporkan seorang warga bernama Sutarmo (56) tewas diduga akibat terjebak banjir di Kelurahan Jati Padang RT013 / 06 Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Camat Pasar Minggu Arief Wibowo mengatakan, petugas kesulitan mengevakuasi jenazah korban karena pintu rumah Sutarmo terkunci.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memberikan peringatan dini terkait potensi kewaspadaan intensitas hujan lebat hingga 25 Februari 2021.

Untuk itu, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir yang bisa terjadi, terutama hujan pada malam hari yang terus berlanjut hingga dini hari dan keesokan paginya menjelang pagi. Sedangkan pada 21 Februari intensitasnya sudah mulai turun. Hujan cenderung melemah hingga 22 Februari dan akan meningkat kembali menjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi pada tanggal 23-24 Februari 2021, ”demikian keterangan BMKG.

Wilayah Jabodetabek sedang memasuki puncak musim hujan yang diperkirakan terus berlanjut pada akhir Februari hingga awal Maret 2021.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250