Tersangka Kasus Unlawful Killing Di Peristiwa ‘KM 50’ Berinisial F Dinyatakan Positif COVID-19

  • Whatsapp
Salah satu tersangka kasus pembunuhan di luar hukum dalam insiden 'KM 50' berinisial F dinyatakan positif COVID-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). F diketahui berperan sebagai polisi yang menembak tentara FPI.
banner 300x250

Havana88Salah satu tersangka kasus pembunuhan di luar hukum dalam insiden ‘KM 50’ berinisial F dinyatakan positif COVID-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). F diketahui berperan sebagai polisi yang menembak tentara FPI.

“Positif. Sesuai PCR dari laboratorium. Isoman,” kata Kabag Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Read More

Argo menjelaskan, F positif Covid-19 sejak kemarin. Argo mengatakan, seharusnya tersangka kasus pembunuhan di luar hukum itu diserahkan ke Kejaksaan Agung.

Namun karena F positif Corona, pemindahan tersangka dan barang bukti dibatalkan. Pemindahan tersangka akan ditunda hingga F negatif COVID-19.

“Kemarin 1 Agustus dilakukan PCR untuk hari ini tahap 2. Hasilnya positif,” katanya.

“Untuk pemindahan tahap 2, kami menunggu salah satu tersangkanya negatif,” tambah Argo.

Sebelumnya, Polri belum menyerahkan dua oknum polisi yang diduga sebagai pelaku penembakan Laskar FPI dalam kasus dugaan pembunuhan di luar hukum dalam peristiwa KM 50 tersebut meski berkas sudah dinyatakan lengkap. Mabes Polri mengatakan alasan tidak menyerahkan kedua tersangka karena lokasi persidangan masih dikoordinasikan.

“Belum (diserahkan). Tempat persidangan masih dikoordinasikan, baik di Jawa Barat maupun di Jakarta, mengingat banyak saksi di Jakarta,” kata Irjen Argo, Kamis (22/7).

Sejauh ini, polisi hanya mengungkap inisial kedua tersangka, yakni F dan Y. F adalah orang yang menembak tentara FPI, sedangkan Y berperan sebagai pengemudi mobil.

Polisi enggan membeberkan identitas para tersangka. Sementara itu, ada tersangka lain yang dihentikan penyidikannya karena meninggal atas nama Elwira Pryadi Zendrato.

Bahkan, para tersangka juga tidak ditahan. Kabag Humas Kabid Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan mereka kooperatif dan tidak akan kabur.

“Alasannya yang bersangkutan kooperatif. Yang bersangkutan tidak takut kabur dan yang bersangkutan tidak khawatir menghilangkan barang bukti,” kata Ramadhan saat dihubungi, Selasa (27/4).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250