Tim Tesla Akan Merapat Ke Indonesia Pada Januari 2021

  • Whatsapp
Tim Tesla Akan Merapat Ke Indonesia Pada Januari 2021
banner 300x250

Havana88detik – Kabar bahwa Elon Musk akan mengirimkan tim Tesla ke Indonesia pada awal Januari 2021 dibenarkan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. Ia mengatakan, tim Tesla akan membahas lebih lanjut poin-poin yang sudah dibahas dengan Presiden Joko Widodo sebelumnya.
“Tesla akan mengirimkan timnya pada awal Januari ke Indonesia untuk menindaklanjuti pembicaraan Presiden dengan pemilik Tesla, Elon Musk,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang saat konferensi pers virtual, Senin (28/12/2020).

Agus mengatakan Indonesia memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan negara lain yang dapat menarik minat investor, terutama di industri otomotif kendaraan listrik. Mulai dari jumlah penduduk, rasio kepemilikan mobil yang rendah, dan sumber daya nikel yang melimpah.

Read More

Pihaknya akan mencoba membujuk Tesla untuk berinvestasi di Indonesia. Agus menjelaskan, Tesla akan lebih banyak belajar tentang investasi di Indonesia. Dari sisi pemerintah, pihaknya akan berusaha meyakinkan perusahaan untuk menanamkan dananya dalam mengembangkan industri baterai listrik di RI.

“Tentu kita akan berusaha sedemikian rupa agar bisa yakin Tesla berinvestasi di Indonesia, itu awal yang baik. Mereka akan mengirimkan timnya untuk menindaklanjuti, belajar lebih dalam, itu awal yang baik. Nah apa kita Yang akan benar-benar digunakan adalah pertemuan dengan Tesla. Nanti meyakinkan mereka untuk berinvestasi di Indonesia, ”kata Agus.

Sebelumnya sempat beredar kabar tentang rencana Tesla untuk membangun pabrik di Indonesia. Tesla akan diarahkan untuk membangun sentra produksi di Batang, Jawa Tengah. Sayangnya, Agus tidak merinci investasinya atau potensi mencari lahan lain, seperti di Jawa Barat.

Untuk diketahui, pabrik yang akan dibangun Tesla di Indonesia bukanlah perakitan mobil. Namun untuk kebutuhan produksi aki mobil listrik.

Pemerintah Indonesia berambisi menjadi produsen aki mobil listrik, bahkan terbesar di dunia. Keinginan menjadi produsen aki mobil listrik ini dikarenakan Indonesia memiliki kandungan nikel yang tinggi.

Mengutip Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, saat ini Indonesia telah mencatat potensi bijih nikel laterit dengan total sumber daya (tercatat, terindikasi dan terukur) sebesar 6,5 miliar ton dan total cadangan (perkiraan, terbukti) 3,1 miliar ton.

Indonesia yang kaya nikel telah berada dalam radar investasi Tesla selama beberapa bulan terakhir. CEO Tesla Elon Musk pun sempat menyebut nama Indonesia terkait cadangan nikel untuk mendukung industri baterai yang akan digunakan Tesla.

Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Marves Luhut Binsar Pandjaitan berbicara dengan Elon Musk melalui telepon untuk membahas peluang investasi pada pertengahan Desember (12/12).

“Kedua belah pihak saling bertukar pandangan tentang industri mobil listrik dan komponen utama aki listrik. Selain itu, Presiden RI Joko Widodo juga mengajak Tesla untuk melihat Indonesia sebagai landasan peluncuran Space X,” demikian keterangan tertulis dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Bidang Kelautan dan Investasi (Kemenko Marves).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250