Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Libur Natal dan Tahun Baru

  • Whatsapp
Sejumlah kendaraan berhenti di jalan tol Jagorawi menanti waktu buka tutup jalur menuju kawasan wisata puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/10/2020). Akhir pekan beriringan dengan libur panjang dimanfaatkan warga untuk mengunjungi lokasi-lokasi wiisata.
banner 300x250

Havana88detik – Jakarta Guna menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bogor akan memperketat pengawasan dan menegakkan disiplin masyarakat jelang libur Natal dan Tahun Baru.

Hal tersebut sebagai jawaban atas maraknya kasus virus corona yang membuat Kabupaten Bogor tetap berada di zona oranye penyebaran Covid-19.

Read More

“Kami akan memperketat aturan, meningkatkan pengawasan dan penegasan pelanggaran sesuai dengan ketentuan Perbup,” kata Kapolres PP Kabupaten Bogor Agus Ridho, Sabtu (19/12/2020).

Ia mengatakan, pengawasan akan difokuskan di tempat-tempat umum dan kawasan wisata yang diduga menjadi magnet bagi masyarakat untuk berkumpul di malam pergantian tahun.

“Selain di sekitar Stadion Pakansari, pengawasan juga difokuskan di kawasan Puncak. Di dua lokasi tersebut akan kami adakan uji cepat massal,” ujarnya.

Khusus di kawasan Puncak, lanjut Agus, pihaknya akan melakukan operasi bersama. Setiap pengemudi yang melewati puncak akan diminta untuk menunjukkan surat cepat atau tes usap.

“Jadi setiap pengunjung yang ingin ke Puncak harus membawa hasil rapid test dan usap Covid-19. Kalau tidak dibawa akan dibelokkan,” kata Agus.

Mengadakan Rapid Test

Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan menggelar rapid test di kawasan Puncak bagi wisatawan yang tidak membawa hasil uji skrining Covid-19. Ini sebagai upaya deteksi dini virus corona oleh wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya.

“Tapi kebijakan ini belum tahu tanggal berapa dimulai. Yang jelas sesuai arahan Gubernur Jabar (ke KTT harus bawa rapid test letter),” jelasnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250